Suara.com - Tak bisa dipungkiri, karyawan adalah aset terbesar bagi sebuah bisnis, terutama UMKM di mana usaha bisnisnya masih kecil sehingga sangat bergantung pada karyawan yang ada. Itu sebabnya, penting bagi pengusaha untuk melindungi aset terbesarnya tersebut dengan menyediakan asuransi.
PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”) baru saja meluncurkan platform digital “SME Connect” yang didukung dengan teknologi terkini untuk memberikan kemudahan akses bagi para pemilik UMKM dalam menyediakan employee benefit bagi para karyawannya dengan premi yang terjangkau.
SME Connect merupakan platform digital yang dihadirkan FWD Insurance untuk menawarkan perlindungan produk asuransi dari FWD Employee Benefits pada lini bisnis Asuransi Kumpulan.
Ada tiga jenis perlindungan yang dapat dipilih dan disesuaikan oleh calon nasabah, yaitu pelaku UMKM, dengan minimal premi sejumlah Rp5.000.000 per tahun. Produk-produk tersebut antara lain:
- Bebas Hidup: memberikan perlindungan jiwa untuk karyawan
- Bebas Karya: memberikan perlindungan jiwa karena kecelakaan untuk karyawan
- Bebas Sehat: memberikan perlindungan kesehatan untuk karyawan dan keluarga.
Dalam peluncuran platform digital SME Connect, Kamis (22/9/2022), Anantharaman Sridharan, Direktur Utama FWD Insurance menyatakan “Upaya FWD Insurance untuk memberikan pengalaman berasuransi yang mudah dan menyenangkan adalah dengan melakukan digitalisasi akses serta kolaborasi dengan partner distribusi yang mampu
menjawab kebutuhan yang berkembang di tengah masyarakat terkait proteksi, dan platform SME Connect hadir untuk mempermudah proses berasuransi.”
UMKM di Indonesia mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dengan pertumbuhan dan jumlah yang terus bertambah tiap tahun. Hal tersebut sangat berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dari bersumber dari website Kementerian Keuangan RI, perkembangan UMKM tahun 2021 mencapai 64,2 juta unit usaha yang tersebar di berbagai sektor dengan potensi target pasar sebanyak 80.500 bisnis UMKM dengan jumlah 950.000 karyawan.
Pilihan jenis proteksi untuk pekerja UMKM di Indonesia kini masih relatif kecil dan masih belum sebanding dengan jumlah serapan tenaga kerja. Dengan hadirnya platform digital SME Connect dan tiga produk unggulannya, diharapkan dapat menjadi solusi dan meningkatkan tingkat proteksi bagi pekerja UMKM serta membantu mendorong tingkat inklusi keuangan di Indonesia.
SME Connect menyederhanakan proses penjualan dengan langkah yang mudah untuk mengatur perlindungan sesuai kebutuhan, namun tetap dengan harga yang kompetitif.
Baca Juga: Hadirkan Program Figur Inspiratif UMKM, BRI Ajak Pelaku Usaha Semakin Bertumbuh
Semua kegiatan berasuransi tersebut dapat diakses kapan pun dan di mana pun melalui fitur e-Friend lewat platform digital FWD MAX.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?