/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:13 WIB
Ferdy Sambo di Kejagung, berkas perkara tahap II Kejagung (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id - Kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), masuk babak baru.

Para tersangka yang terlibat langsung dalam dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ini akan segera disidangkan.

Jelang persidangan kelimanya bersama tersangka lainnya, pengakuan cukup mengejutkan soal alasan skenario tembak menembak dibuat.

Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo diduga menjadi dalam pembunuhan Brigadir J melalui pengacaranya menjelaskan mengapa dibuat skenario baku tembak.

Terbaru, Tim pengacara Ferdy Sambo, mengungkap tentang perkembangan terbaru kasus pembunuhan Brigadir J.

Dikatakan pihak pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah, skenario baku tembak di Duren Tiga sengaja dibuat untuk menyelamatkan Bharada Richard Eliezer (RE) atau Bharada E.

Dalam penjelasannya, Febri Diansyah menjelaskan ada tiga fase dalam kasus yang menewaskan Brigadir J.
  
Dijelaskan Febri Diansyah, fase pertama adalah soal rangkaian peristiwa yang terjadi.

Kemudian pada fase kedua adalah dibuatnya skenario baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.

Dan fase ketiga tentang proses penegakan hukum di kasus yang menjerat banyak pihak tersebut.

Baca Juga: Maia Estianty Ungkap Urusan Ranjang Bukan Segalanya: Kalau gak capek ya Pengen, sampai Dituding gak Normal

Dalam fase ketiga yakni penegakan hukum, Febri Diansyah mengatakan, Ferdy Sambo sudah mengakui semuanya, termasuk telah membuat skenario tembak-menembak Bharada E dan Brigadir J. 

Febri Diansyah mengatakan, kliennya telah menyampaikan hal yang sebenarnya pada kasus yang menjadi bahasan satu NKRI ini.

"Ketika di awal tadi kami uraikan ada upaya untuk membangun skenario seolah tembak-menembak (Brigadir J dan Bharada E)," kata Febri Diansyah saat jumpa pers di Rooftop Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2022).

Dari sana dikatakan Febri Diansyah ada upaya memindahkan TKP di Magelang, seolah-olah terjadi di Duren Tiga.
 
Kemudian, pada fase ketiga itu lantas dikoreksi oleh Ferdy Sambo. "Bahkan (Ferdy Sambo) menyampaikan informasi yang sebenarnya," kata Febri Diansyah. 

Bukan itu saja, Febri Diansyah bahkan menjelaskan alasan Ferdy Sambo membuat skenario kejadian baku tembak di Duren Tiga.

Ferdy Sambo kata Febri Diansyah, mengakui membuat skenario tembak-menembak demi menyelamatkan Bharada E. 

Load More