SuaraBandungBarat.id— Adik kandung mendiang Brigadir J yakni Bripda Mahareza Rizky Hutabarat sempat kebingungan menghubungi keluarga saat mengabarkan Brigadir J meninggal dunia.
Ia menjelaskan, saat itu dirinya bingung menghubungi keluarga lantaran takut terjadi kepanikan di lingkungan keluarganya.
"Awalnya mau ngehubungin bapa, cuman bapa bawa mobil sendirian pasti cape apalagi nengok grup WhatsApp keluarga kan baru nyampe Padang Sidempuan. Kasian," kata Reza seperti dikutip dari YouTube KompasTV dalam perbincangan bersama Rosiana Silalahi (ROSI), Sabtu (29/10/2022).
Ia menambahkan, dalam kondisi bingung menghubungi pihak keluarga yang berada di kampung halaman.. Sempat terbesit untuk menghubungi kakak yang ketiga yakni Devi namun urung dilakukan.
"Megang hp sampai gemetaran kayak siapa yang mau dikabarin. Kalau ngabarin kakak yang ketiga yakni ka Devi ga enak juga jadi ujung-ujungnya saya tuh ngabarinnya sekitar jam setengah 9 malam atau jam 9 kurang lah pada (Jumat 8 Juli 2022) menghubungi kakak pertama yakni Yuni," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, akhirnya ia memutuskan menghubungi via telpon kakak pertama yakni Yuni yang saat itu berada di Padang Sidempuan. Selanjutnya, Reza meminta kakaknya tersebut keluar rumah untuk dikabari kondisi Brigadir J.
"Udah kakak di dalam aja ngomong aja katanya. Pas keluar, ada apa de? Karena kaka dengar saya nangis. Saya bilang Abang ga ada, ga ada gimana?Abang ga ada. Abang meninggal," kata Reza.
Dalam momen tersebut ayahanda yakni Samuel Hutabarat bertanya sang kakak yang saat mendengar kabar tersebut langsung menangis dan akhirnya terdengar juga oleh ibunya yaitu Rosti Simanjuntak.
"Bapa nanya ke ka Yuni ada apa ka? terus nangis semua. Mama yang saya denger jeritannya paling kuat. Terus saya buru-buru tutup telepon karena ga kuat dengernya," katanya.
Baca Juga: Teror Bertubi-tubi Diduga dari Dito Mahendra Bikin Nikita Mirzani Akhirnya Nyerah, Pasrah Dibui?
Tak lama berselang, kata Reza, ayahanda yakni Samuel Hutabarat menelpon balik dirinya untuk mengetahui penyebab kematian Brigadir J. Namun pada saat itu, kronologi kejadian yang disebutkan versi awal. (*).
Sumber: YouTube KompasTV
Berita Terkait
-
Bangganya Emak Putri Candrawathi Rangkul Pamerkan Brigadir J dan Adiknya di Hadapan Bhayangkari, Baik dan Ganteng
-
Kebiasaan Brigadir J Selama Ferdy Sambo Dinas Luar Kota Terbongkar, Saat Putri Candrawathi Tidur Sering Lakukan Ini
-
Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Diduga Ada 3 Geng Kepolisian dalam Kasus Ferdy Sambo
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Adik Masuk Tim Ahli Gubernur, Rudy Mas'ud Samakan Seperti Hashim dan Prabowo
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Ketika Sekolah Gratis Hanya Wacana: Catatan Keprihatinan yang Belum Usai
-
Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Tugas Online, Biaya Offline: Realita Sekolah Gratis di Era Digital
-
6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
-
Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz