Suara Denpasar - Nikita Mirzani kini telah diamankan dan ditahan di Rutan Serang Banten selama 20 hari.
Hal tersebut terjadi lantaran buntut dari kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Dito Mahendra kepadanya.
Sang manajer, Dea Hanifah, membeberkan sesuatu hal yang begitu mengejutkan.
Menurut Dea, masalah tersebut menjadi besar ketika pihak Nikita menerima teror diduga dari pihak Dito.
"Tapi kita juga menerima sedikit ancaman-ancaman dari mereka (diduga pihak Dito), tapi kita tidak pernah berbicara," ungkap Dea dikutip dari Youtube Crazy Nikmir REAL.
"Karena masalahnya tuh karena kejadian ini, sebetulnya tuh muncul berawal dari ketika kita mulai diteror," sambungnya.
Dea mengaku bahwa Nikita Mirzani kerap diteror beberapa kali oleh pihak Dito Mahendra, hingga sang anak ikut terkena imbasnya.
"Ketika mulai ada peneroran, kebetulan saya juga ikut diteror, diikutin orang di tempat saya, terus Niki dikirimin bunga, rumahnya dicoret-coret, terus anaknya sampe disamperin," papar Dea.
Ia juga mengatakan bahwa Nikita Mirzani akhirnya berani lantaran teror sudah menyangkut anaknya.
Baca Juga: Gak Kenal Tapi Kok Nahan? Nikita Mirzani Dibui Oleh Dito Mahendra, Manajer Ungkap Ada Ancaman!
"Kenapa kejadian ini muncul dan Niki posting itu, karena Niki diteror dan juga meneror anaknya," lanjutnya.
Lebih lanjut, Dea mengatakan perspektif ibu 3 anak itu tentang permasalahan yang menyangkut dirinya, tidak harus mebawa-bawa anak.
"Karena menurut Niki, ketika lu punya urusan ama gua kenapa lu harus bawa-bawa anak gue," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Gak Kenal Tapi Kok Nahan? Nikita Mirzani Dibui Oleh Dito Mahendra, Manajer Ungkap Ada Ancaman!
-
Terbongkar! Alasan Nikita Mirzani Speak Up Hingga Berujung Dibui Dito Mahendra: Nggak Butuh Satu Bulan Jadi Tersangka!
-
Langkah Dito Mahendra Bikin Taubat, Nikita Mirzani Kini Rutin Sholat Dhuha dan Lakukan Ini Bersama 8 Tahanan Lain
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19