SuaraBandungBarat.id – Dewi Perssik sempat berseteru dengan netizen beberapa waktu lalu lantaran ada fans Lesti Billar yang tak terima dengan pernyataan Depe tentang Rizky Billar. Diketahui Dewi Perssik sempat menyebut fans Leslar dengan sebutan ‘laler’.
Mengaku tak ada masalah dengan Lesti Kejora dan juga Rizky Billar secara personal, Dewi Perssik justru bermasalah dengan para fans fanatik yang menyerang Depe hingga melontarkan kata – kata kasar.
Geram dengan tingkah para ‘laler’, Dewi Perssik akhirnya membuat laporan resmi di Polres Metro Jakarta Selatan atas pencemaran nama baik dan UU ITE pada 31 Oktober 2022. Bahkan Depe juga membuat sayembara berhadiah Rp 100 juta melalui Instastory akun pribadinya.
Melalui Instastory tersebut, ia menangkap layar dari video seorang ibu – ibu yang menghina dirinya dengan kata kasar. Bagi yang bisa menemukan identitas dari ibu tersebut, Depe rela merogoh kocek ratusan juta.
Namun akhir – akhir ini beredarnya video durasi pendek yang menunjukkan sosok ibu – ibu yang diduga sudah tertangkap oleh pihak berwajib. Wanita berhijab tersebut tampak tertunduk lemas sambil duduk dan direkam kamera HP.
Walaupun belum diketahui lokasi penangkapan wanita berhijab ini, namun menurut caption video tersebut sang ibu sudah berada di Polsek.
Melalui video yang diunggah pada channel YouTube Intens Investigasi pada Rabu (2/11/2022), Depe memberikan respons atas penangkapan wanita yang diduga adalah haters yang kelewat batas.
Menurut Depe, meski ia sudah memaafkan ibu – ibu yang sudah menghina dirinya melalui video durasi singkat di internet, sang haters masih harus tetap menjalani proses hukum yang sudah berjalan ini.
“Selama ini kan udah sabar, bang Sandy udah nahan – nahan terus. Dan mungkin sekarang sudah, yah, bukan gak sabar, saya tetep memaafkan. Tapi, hukum tetap terus berjalan”, ungkap Depe.
Baca Juga: Diisukan Rumah Tangganya Retak, Syahrini dan Reino Barack Malah Pamer Story Pelukan
Penyanyi kondang ini mengatakan bahwa semua proses dijalankan oleh pihak berwajib dan ia menunggu proses penyelidikan sang haters.
“Masih dalam tahap penyelidikan katanya”, lanjutnya. (*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi
Berita Terkait
-
5 Quotes Dewi Perssik yang Cocok untuk Menjadi Bahan Motivasi Hidup dan Renungan
-
Tanggapi Lesti Kejora dan Rizky Billar Rujuk, Coki Pardede: KDRT Ladang Gimmick
-
Viral, Dewi Perssik Ngamuk sama Bapak Peci Merah: Lo Mau Tenar Lo?
-
Ngeri! Rizky Billar Diprediksi Ulangi Perbuatan KDRT, Koh Antony sebut Suami Lesti Kejora Punya Hal Ini yang Tak akan Hilang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global
-
Mahasiswa Trisakti Bubar Usai Audiensi, DPR Janji Tindak Lanjuti Tuntutan
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Mendagri Cek Penerima Bantuan Bedah Rumah, Perkuat Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Tanpa Jeda
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum
-
Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?