SuaraBandungBarat.id – Nama besar Mario Teguh tercoreng setelah namanya ikut dalam daftar artis yang diduga melakukan promosi untuk robot trading ilegal Net89. Melalui pengacaranya, Elza Syarief pihak Mario ungkapkan keterangannya.
Dikabarkan bahwa Mario Teguh sempat dipanggil untuk diperiksa petugas namun mangkir tanpa alasan yang jelas. Namun pihaknya sudah mengkonfirmasi bahwa surat panggilan tersebut salah alamat karena dikirimkan ke Bandung, padahal sang motivator tinggal di Jakarta.
Setelah menjalani berbagai proses dan pertanyaan terkait laporan kerugian dari para korban Net89, Mario Teguh bersama dengan pengacara Elza Syarief akhirnya angkat bicara.
“Kita menjawab ada 28 pertanyaan”, tutur Elza, dikutip dari YouTube Cumicumi pada Jum’at (11/11/2022).
Kuasa hukum dari sang motivator ini menjelaskan bahwa kliennya sebenarnya tidak tahu apa – apa tentang bisnis robot trading tersebut dan bukan member.
“Tentang apa yang terjadi masalah Net89, yang jelas klien saya Mario Teguh sama sekali tidak mengetahui, dia bukan member, tidak memiliki akun, dan tidak terlibat aktivitas dalam Net89 atau PT SMI”, terangnya.
Terkait keterlibatannya dengan perusahaan yang bermasalah tersebut, pengacara Elza menyebutkan bahwa kliennya hanya dibayar sebagai pemberi edukasi saja pada suatu komunitas yang terdiri dari para pengusaha.
“Di-hire 24 Februari – 24 Oktober di komunitas yang tidak ada hubungan hukumnya dengan Net89 atau PT SMI. Itu adalah komunitas, kumpulan dari para pengusaha yang bisa mendapatkan link pada masa pandemi. Itu di tahun 2021 ya”, ungkapnya.
Para pengusaha yang kehilangan mata pencahariannya tersebut diberi edukasi tentang cara menambah pemasukan di masa – masa sulit yang tiba – tiba membuat semua orang kehilangan minat jual – beli.
Baca Juga: Salah Besar, Pinkan Mambo Ngaku Kaya Raya di Depan Raffi Ahmad: Ini Orang Kenapa Sih?
“Sehingga ada pengusaha properti, coffeeshop, sampai pengusaha sendal slop, segala rupa. Dari kelompok itu, kemudian aku (Mario) memberikan edukasi bagaimana sih menambah income dalam keadaan pandemi”, lanjutnya.
Ketika pandemi dan banyak sekali usaha yang tutup, akhirnya Mario tidak ada kegiatan sejak bulan Februari hingga Juli. Keterkaitan sang motivator dengan Net89 berawal dari kelompok sukses 89 yang ada di komunitas tersebut.
“Akhirnya di dalam komunitas itu ada kelompok sukses 89. Sukses 89 itu yang merupakan member – member yang sukses yang melakukan kegiatan usaha di Net89 tapi hanya sebagian kecil aja. Nah itu aja. Dan itu hanya berlangsung tiga bulan”, terang Elza. (*)
Sumber: YouTube Cumicumi
Berita Terkait
-
Bareskrim Sita Aset Tersangka Net89 yang Seret Mario Teguh dan Taqy Malik
-
Super Sekali, Jadi Motivator Invetasi Bodong Mario Teguh : Jangan menggunakan uang sendiri
-
Mario Teguh Bantah Terlibat di Kasus Robot Trading Net89, Ini Klarifikasinya
-
Kasus Investasi Bodong Net89, Mario Teguh Dicecar 28 Pertanyaan Oleh Penyidik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara