SuaraBandungBarat.id- Kuasa hukum korban robot trading Net89 mendatangi Bareskrim Polri pada Selasa (15/12/2022). Kedatangannya tersebut meminta agar terlapor dicekal berangkat ke luar negeri.
Kuasa hukum korban robot trading Net89, Zainul Arifin mengatakan, kedatangannya ke Bareskrim Polri tersebut dalam rangka koordinasi terkait perkembangan kasus robot trading Net89.
"Kita sudah dapet surat SP2HP surat pemberitahuan perkembangan laporan. Terkini SP2HP itu tanggal 14 kemarin dan surat penyidiknya tanggal 8," katanya seperti dikutip dari YouTube Suaradotcom, Selasa (15/11/2022).
Ia menambahkan, agenda kedua yang dilakukan adalah menyerahkan surat agar para tersangka tersebut ditahan serta para terlapor sebanyak 134 orang dicekal bepergian ke luar negeri.
"134 terlapor untuk dilarang atau dicekal ke luar negeri termasuk lima orang public figur," jelasnya.
Masih kata Zainul, salah satu terlapor yakni Atta Halilintar masih melakukan perjalanan ke luar negeri. Hal tersebut menjadi pertanyaan berbagai pihak terkait perkembangan kasus yang saat ini tengah bergulir.
"Atta sempat ke luar negeri membuat publik bertanya-tanya seperti apa sebetulnya tindakan hukum yang dilakukan kawan-kawan di Mabes Polri," jelasnya.
Zainul berharap, pihak kepolisian segera menindaklanjuti surat yang telah dilayangkan tersebut untuk segera diproses dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan ini diproses dan dalam jangka waktu dekat ada informasi," katanya.
Baca Juga: 'Mata Nggak Bisa Bohong', Penampilan Terbaru Jessica Iskandar Bersama Keluarga Curi Perhatian
Ia menyebut, sejauh ini proses yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian terkait pemanggilan dan pada pekan depan pihak pelapor bakal dilakukan pemanggilan untuk pendalaman.
"Untuk melihat sejauh mana peranan lima publik figur ini," katanya. (*)
Sumber: YouTube Suaradotcom
Berita Terkait
-
Korban Trading Net89 Minta Atta Halilintar Kembalikan Uang Lelang Bandana, Tak Peduli Sudah Dipakai untuk Bangun Masjid
-
Lihat Atta Halilintar Masih Bisa Keluyuran ke Luar Negeri, Ratusan Korban Robot Trading Net89 Geram
-
Geram Lihat Atta Halilintar Bebas ke Luar Negeri, Korban Robot Trading Net89 Ajukan Surat Pencekalan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Beragam Promo KPR, KKB, hingga Travel Fair
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Bye Daki! 5 Body Exfoliating Toner untuk Kulit Badan Auto Cerah dan Halus
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah