SuaraBandungBarat.id- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menambah empat armada baru. Pengadaan tersebut untuk menggantikan armada lama yang sudah tidak layak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, KBB, Meidi mengatakan, empat unit kendaraan baru tersebut terdiri dari dua fire truck, satu mobil rescue, dan satu water supplai.
"Sehingga dengan adanya suntikan armada baru ini dipastikan pelayanan penanganan kebakaran jadi lebih maksimal. Armada baru yang sudah datang ini akan menggantikan peran kendaraan lama dan ditempatkan di Pos Utama Mako Damkar Kota Baru Parahyangan," katanya, Rabu (15/11/2022).
Ia menambahkan, keempat kendaraan baru tersebut dirancang dan memiliki spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhannya saat ini. Bahkan kendaraan ini merupakan yang pertama dan terbaik se-Indonesia.
"Rencananya ke depan setiap hari kerja akan ditempatkan mobil rescue dan fire truck di kantor Pemda KBB. Setelah selesai jam kerja, kedua armada itu ditarik lagi ke Mako Damkar Kota Baru," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, kantor Pemda KBB di Ngamprah merupakan salah satu objek vital yang rawan terhadap kejadian kebakaran. Oleh karena itu, perlu ada kendaraan siaga di sana.
"Sehingga harus diantisipasi sejak awal dengan menyiapkan armada fire truck di kawasan kompleks kantor pemda.Meski belum ideal tapi kehadiran armada baru ini sangat penting untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat," katanya.
Ia menyebut, sebelum kendaraan baru tersebut datang pihaknya memiliki enam armada yang disebar di Pos Lembang, Cililin, Cikalongwetan, dan Mako Damkar KBB di Kota Baru Parahyangan.
"Sementara itu tiga kendaraan diantaranya sudah tidak layak jalan sehingga jarang dipakai," tuturnya. (*)
Baca Juga: Isu Tertular HIV, Denise Chariesta Akui Tak Pernah Pakai Kondom selama Berhubungan dengan RD
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan