SuaraBandungBarat.id - Pasca gempa di Cianjur yang menelan cukup banyak korban, beredar kabar tentang para pemberi bantuan yang dihadang orang tak bertanggung jawab.
Di tengah musibah yang terjadi, orang-orang tersebut sengaja mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri.
Dikabarkan bahwa para pemberi bantuan yang datang, sengaja dihadang orang-orang tersebut dan dimintai uang (dipalak).
Menyikapi kabar tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang kerap disapa Kang Emil memberikan instruksi bagi para pemberi bantuan dan pengungsi.
Sebelum itu juga, Kang Emil mengungkapkan bahwa para pelaku penghadangan tersebut sudah ditangkap.
"PENGHADANG BANTUAN SUDAH DITANGKAP" jelas Kang Emil yang dikutip dari unggahan Instagram @ridwankamil, Jumat (25/11/2022).
Kang Emil juga menjelaskan bahwa orang-orang tersebut sudah ditangkap Polres Cianjur, sebagian ada yang memalak uang.
Maka dari itu, Kang Emil berharap kejadian itu tidak terulang, dan segera dilaporkan jika masih terjadi.
"Oleh Polres Cianjur. Karena sebagian memalak uang. Semoga tidak banyak terulang, karena kepolisian pasti akan bertindak tegas. Mohon dilaporkan jika masih terjadi," sambungnya.
Baca Juga: Belum Ada KSAL yang Jadi Panglima TNI Selama Periode Jokowi, Yudo Margono Punya Peluang Besar
Tidak hanya itu, Kang Emil juga memberikan instruksi dan prosedur bagi para pemberi bantuan serta pemohon.
Menurut Kang Emil, para pemberi bantuan diharapkan melapor terlebih dahulu agar mendapatkan pengawalan hingga ke lokasi.
"KEPADA PEMBERI BANTUAN,
Harap lapor dulu di Pusat Komando di Pendopo Bupati, untuk difasilitasi pengawalan polisi/TNI menuju lokasi bantuan," jelasnya.
Sedangkan bagi warga pemohon bantuan yang berada di pengungsian, Kang Emil memberikan dua cara untuk mendapatkan bantuan.
"KEPADA WARGA PENGUNGSI DI TENDA MANDIRI,
ada 2 cara meminta bantuan. Silakan koordinator tenda mandiri untuk :
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?