SuaraBandungBarat.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat menyiapkan skema khusus dalam menghadapi natal dan tahun baru (nataru) 2022.
Kadishub KBB, Lukmanul Hakim mengatakan, penanganan yang dilakukan nantinya tentu sama dengan saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19.
"Pasti penanganannya seperti waktu normal, konsentrasi kita seperti di Lembang dan Padalarang. Tetapi lebih terkonsentrasi di Lembang, untuk posko 2," katanya, Selasa (6/12/2022).
Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya sekadar mengatur lalu lintas saja melainkan juga memastikan kendaraan yang melintas di Kabupaten Bandung Barat dalam kondisi baik.
"Sekitar 100 personil, tapi diatur penjadwalannya secara keseluruhan. Di Lembang akan ada ramcek (melakukan uji kelaiakan di tempat terhadap kendaraan penumpang umum khususnya bus)," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Dishub KBB pun menyiapkan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menangani kemacetan tertentu dengan memantau lalin melalui kamera pengawas CCTV.
"Kita prioritaskan di tempat tertentu terutama Lembang, titik-titik yang memang perlu dipantau dan dikendalikan. Jadi bukan hanya dipantau saja tapi juga dikendalikan," katanya.
Sementara itu, keberanian flyover Padalarang bakal menjadi salah satu faktor yang dapat mengurangi kepadatan lalulintas di kawasan tersebut pada saat nataru nanti.
"Kalau tidak ada pasti akan lebih macet. Tapi dengan adanya flyover itu bisa terurau kemacetan dan bisa membantu untuk mengurai kemacetan di sekitar Padalarang, cimareme," katanya.
Baca Juga: Bangga Warganya Jadi Mantu Presiden, Warga Sekitar Rumah Erina Gudono Pasang Spanduk Ucapan Selamat
Ia menyebut, biasanya posko statis berada di kawasan Lembang dan Padalarang. Pasalnya, di kedua tempat tersebut ramai dilalui oleh kendaraan dari luar kota.
"Poskotis (posko statis) ini ada dua dari dulu seperti itu. Jadi satu di lembang dan satu di Padalarang," tuturnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan