SuaraBandungBarat.id - Polisi berhasil menangkap wanita masih remaja yang membuang bayinya di tempat sampah.
Wanita remaja yang berusia 18 tahun tersebut membuang bayinya di terminal Pulogebang, Jakarta Timur pada Senin (5/12/2022).
Kapolsek Cakung, Kompol Syarifah Chaira mengungkapkan bahwa pelaku yang berinisial DL ini mengaku melahirkan di kamar mandi.
Kemudian Syarifah juga menjelaskan bahwa bayi yang ditemukan tersebut berjenis kelamin laki-laki dan masih terlilit tali pusar.
"Ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki yang diduga baru dilahirkan, karena masih terlilit tali pusar," ungkap Syarifah Chaira yang dikutip dari pmjnews.com, Rabu (7/12/2022).
Menurut Syarifah, pada saat itu petugas terminal melapor ke polisi terkait bayi yang ditemukannya.
Setelah polisi mengecek CCTV, didapatkan informasi bahwa pelaku pergi menaiki bus setelah membuang bayinya.
"Dari rekaman CCTV, (usai membuang bayinya) perempuan tersebut langsung menaiki bus dengan nomor polisi K 7388 OB dan tidak beberapa lama bus tersebut langsung berangkat," jelasnya.
Pihak kepolisian kemudian mengecek tujuan akhir bus tersebut yang ternyata ke Semarang dan langsung mengejarnya serta menghentikannya.
Baca Juga: Ramai Kabar T.O.P Big Bang Bakal ke Luar Angkasa, Begini Reaksi Netizen Korea
Polisi mengamankan DL yang menurutnya, pada saat itu celana dan jaket pelaku masih berlumuran darah.
"Mengamankan pelaku DL, yang pada saat diamankan celana yang dikenakan maupun jaket merah yang dikenakan masih dalam keadaan berlumuran darah," tuturnya.
Lanjut Syarifah, DL mengaku telah membuang bayinya setelah melahirkan di kamar mandi lantai dua area kedatangan bus Pulogebang.
"Diakui bayi tersebut adalah anaknya yang baru dilahirkan di kamar mandi lantai 2 area kedatangan Terminal Bus Pulo Gebang, yang selanjutnya dibuang di tempat sampah," pungkasnya.(*)
Sumber: pmjnews.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat