SuaraBandungBarat.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat setidaknya ada 93 sekolah di Bandung Barat yang berada pada zona rawan bencana gempa sesar Lembang.
Jumlah sekolah tersebut terdiri dari 55 sekolah menengah pertama (SMP), 13 sekolah menengah atas (SMA), dan dua sekolah luar biasa (SLB).
Kepala Dinas Pendidikan Bandung Barat, Asep Dendih mengatakan, sejauh ini pihaknya tengah menyiapkan peraturan daerah setingkat Perbup terkait satuan pendidikan aman bencana (SPAB).
"Pemda Bandung Barat menyiapkan aturan daerah tentang sekolah aman bencana guna mitigasi risiko gempa bumi dari sesar aktif Lembang," katanya, Jumat (9/12/2022).
Ia menjelaskan, melalui peraturan tersebut bakal menyiapkan standar operasional (SOP) bagi sekolah untuk menekan risiko bencana. Termasuk bencana gempa bumi dari sesar Lembang.
"Misalnya pembentukan tim penyelamat khusus serta SOP tatkala muncul bencana," katanya.
Ia menyebut, pembentukan SPAB tersebut dilakukan guna meminimalisir risiko adanya korban di lingkungan sekolah akibat bencana alam yakni gempa bumi.
"Aturan ini dibuat bertujuan untuk menekan risiko korban siswa dari sebuah tragedi bencana," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, hingga saat ini penyusunan peraturan terkait SPAB tersebut mencapai 90 persen. Rencananya, draf tersebut rampung pada akhir tahun ini.
"Sebenarnya wacana pembuatan Perbup SPAB ini telah mencuat cukup lama, tatkala kita berdialog dengan Save the Children Indonesia tahun 2021," katanya.
Baca Juga: Arsenal Bungkam Lyon di Laga Pembuka Dubai Super Cup
Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pendataan sekolah yang berada di bawah kewenangan Disdik KBB. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan penanganan yang maksimal.
"Data tersebut akan dijadikan bahan dasar kebijakan, terutama yang paling mendesak terkait dengan pemberian pemahaman mitigasi bencana bagi warga sekolah ," tuturnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Ratusan Anggota Perguruan Silat Bentrok di Gresik, 5 Orang Terkapar dengan Luka di Kepala
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin