/
Jum'at, 30 Desember 2022 | 14:52 WIB
Kepala BNNK Bandung Barat, AKBP M Julian (tengah) saat berada di ruang kerjannya (Dok BNN KBB)

SuaraBandungBarat.id- Badan Narkotika Nasional (BNN) KBB melakukan pemantauan terhadap tempat rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan obat terlarang jelang malam pergantian tahun baru.

Kepala BNNK Bandung Barat, AKBP M. Julian menjelaskan, pihaknya bakal melakukan pemantauan tersebut di lokasi yang dianggap rawan peredaran narkoba khususnya di kawasan wisata.

"Kita akan memantau titik-titik tertentu, menjelang tahun baru atau pas pada malam tahun barunya. Biasanya disaat-saat seperti itu, dibarengi dengan pesta yang tidak menutup kemungkinan memakai (narkotika)," katanya, Jumat (30/12/2022).

Ia menambahkan, pemantauan tersebut juga melibatkan unsur masyarakat yang tergabung dalam Pokja Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di sepuluh desa di Kabupaten Bandung Barat.

"Pokja Bersinar itu nantinya melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing  Mereka inilah saat ini yang gencar melakukan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lapangan," katanya.

Julian menyebut, sejauh ini keberadaan Pokja Bersinar tersebut cukup membantu BNNK Bandung Barat dalam menindaklanjuti pengaduan dari aparat setempat dan masyarakat.

"Masyarakat melakukan upaya pengawasan dan hasilnya melakukan tangkap tangan pengedar obat keras di Desa Sindangjaya Gununghalu," katanya.

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya pun terus melakukan upaya pemantauan agar tidak lagi banyak korban dari penyalahgunaan narkoba dan psikotropika lainnya.

"Kita berharap seluruh masyarakat jangan sampai kendor. Jangan terlelap. Tapi harus terus menerus melakukan pemantauan dengan upaya pengawasan pencegahan, sesuai dengan taglain Speed Up, Never Let Up, War On Drugs," katanya. (*)

Baca Juga: 7 Hari dengan Asmara Terbaik Setiap Zodiak di Januari 2023, Ada Punyamu?

Load More