SuaraBandungBarat.id - Apa penyebab bayi bermata satu di Yaman? simak inilah penjelasannya.
Belum lama ini viral di media sosial ada bayi bermata satu yang lahir di Yaman.
Awal mula viral nya bayi tersebut karena ada salah seorang jurnalis Yaman bernama Karim Zarai.
Ia mengunggah kondisi bayi bermata satu itu melalui dunia maya.
Karim menyebutkan bahwa ini merupakan kejadian langka menurut mitologi Yunani kuno.
“Kejadian ini merupakan kasus langka yang dikenal di mitologi Yunani,” ungkap Zara dilansir dari Gulf News.
Diketahui bahwa bayi bermata satu itu lahir di kota Albayda, Yaman pusat.
Masih dilansir dari sumber yang sama, disebutkan bahwa kejadian ini terjadi hanya satu dari 100000 bayi baru lahir.
Lahirnya bayi bermata satu tentu ini menjadi salah satu kondisi langka.
Baca Juga: Viral Joget Bareng Walikota Tegal, Ucie Sucita Beri Klarifikasi: Euforianya Udah Panas...
Bayi bermata satu itu lahir pada Maret 2022, namun meninggal setelah tujuh yang bertahan di dunia.
tTdak diketahui pasti apa sebenarnya penyebab bayi bermata satu itu meninggal dunia.
Namun sebagai informasi kejadian bayi bermata satu ini dalam dunia kesehatan disebut Cyclopia.
Cyclopia merupakan kondisi cacat langka yang bermula dari tidak berkembang nya otak janin selama masa kehamilan.
Kemudian bayi akan terlahir mati atau cacat sebab ada beberapa bagian tubuhnya yang tidak berkembang.
Beberapa pakar menyebutkan penyebab bayi lahir satu mata ini kemungkinan karena adanya paparan radiasi, racun atau bahkan bahan kimia.
Artikel ini telah sayang sebelumnya di suara Denpasar berjudul: Geger! Bayi Bermata Satu Lahir di Yaman, Benarkah Datangnya Dajjal?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi