SuaraBandungBarat.id- Kuasa hukum Venna Melinda yakni Hotman Paris menegaskan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan tindakan KDRT yang dilakukan Ferry Irawan telah sesuai prosedur.
Ia menjelaskan, penahanan yang dilakukan oleh Polda Jatim terhadap yang bersangkutan tersebut berdasarkan bukti yang ada dalam perkara dugaan kasus KDRT ini.
“Bahwa proses penahanan sesuai dengan bukti bukti yang ada udah itu aja.karena waktu BAP pertama waktu dia sebelum menjadi tersangka yaitu sebagai terlapor Ferry itu mengakui bahwa memang jidatnya dibentur-benturkan ke hidungnya Venna sehingga mengeluarkan darah,” katanya seperti dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Selasa (17/1/2023).
Ia menambahkan, tersangka Ferry Irawan tersebut membantahkan telah melakukan tindakan KDRT terhadap kliennya. Padahal di BAP pertama yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya.
“Tapi setelah menujuk pengacara dan sebagai tersangka tiba-tiba dia berubah jawaban dengan mengatakan bahwa Venna itu yang memukul dirinya sendiri. padahalkan keributan saat itu kan kelihatan samapai CCTV semua ada sama petugas yang menjadi saksi.,” katanya.
Hotman Paris menegaskan, peristiwa kekerasan tersebut terekam kamera pengawas CCTV bahkan Ferry Irawan pun telah menandatangani BAP pertama tersebut.
“Kan sudah bilang di BAP pertama dia udah tandatangani, dia mengakui waktu dia sebagai terlapor sebelum jadi tersangka itu kan menjadi bukti juga. Belum lagi berbagai saksi segala macam petugas hotel terjadi keributan dan sebagainya,” katanya.
“Dari sisi logika mana ada mukul-mukul keluar darah ya kan. Tapi kan pasti orang ga ada lah bekasnya pun ga da pemukulan kan.Yang jelas hari ini venna cerita membahas betapa dia tiga bulan ini sangat stress dimana dia misalkan dia punya suami tapi kalu suaminy ini kalau keluar rumah dia harus kasih uang grab 150 ribu, terus kalau beli pulsa dikasih 250 ribu sebuylan aduh gimana coba. Sampai uang pulsa pun mba Venna yang bayarin,” katanya.
Saksi saat kejadian tersebut cukup banyak, oleh karena itu, kata dia, pihak yang menyebutkan foto yang beredar saat Venna Melinda mengalami pendarahan di bagian hidung merupakan hasil editan merupakan sebuah fitnah.
Baca Juga: Dinasihati Ibu, Denny Sumargo Batal Tayangkan Podcast Bareng Denise Chariesta
“Bagaimana darah bisa diedit karena pada saat kejadian itu ada saksi hotel semua, pada saat dia berdarah-darah ada saksinya petugas hotel datang. Jadi kalau ada yang mengatakan itu diedit awas loh gua pidana lohsemua itu fitnah,” katanya.
Sementara itu, saat disinggung terkait proses perceraian yang diajukan kliennya, Hotman Paris menegaskan, saat ini sudah dalam tahap persiapan pengajuan perceraian.
“Gugatan cerainya sudah dipersiapkan tapi belum nanti karena tenaga saya terbatas dan asisten saya penuh perkara jadi memang sudah dipersiapkan,” tandasnya. (*)
Sumber: YouTube Cumicumi berjudul BREAKING NEWS! HOTMAN PARIS AKHIRNYA BUKA ALASAN POLISI TAHAN FERRY IRAWAN SEBAGAI TERSANGKA
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan