SuaraBandungBarat.id - Jika Anda mengalami mudah capek dan lelah saat bersepeda, lakukan beberapa tips ini agar fisik Anda kuat saat bersepeda jauh.
Bersepeda kini menjadi olahraga sekaligus hobi, banyak yang ikut komunitas atau club sepeda dan melakukan "Gowes" bersama di akhir pekan.
Bersepeda menjadi olahraga alternatif yang banyak diminati masyarakat Indonesia dan dunia, semua alat-alat mulai dai helm, baju bahkan sepeda kini memiliki kualitas dan harga yang sangat tinggi.
Namun alangkah malunya kita ketika memakai sepeda namun fisik kita kurang kuat dan mudah capek dan lelah saat bersepeda.
Maka dari itu kami merangkum cara mengatasi mudah capek dan lelah saat bersepeda sesuai keterangan dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr. med. Setiawan, dr.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr. med. Setiawan, dr menjelaskan, sebelum memulai bersepeda, hendaknya harus memiliki fisik yang prima agar bisa mengurangi rasa letih.
Selain berusaha tidur cukup di malam hari, kata Setiawan, sarapan pagi juga bisa membuat tubuh bugar untuk bersepeda.
“Sarapan pagi wajib dilakukan untuk menyediakan cadangan energi. Selain itu, pesepeda wajib menyiapkan bekal minuman, baik air putih ataupun minuman isotonik,” kata Setiawan dikutip dari laman resmi Unpad Selasa, (17/01/23).
“Selain itu, bila diperlukan disiapkan juga makanan manis, seperti snek gandum dan sejenisnya,” tambahnya.
Baca Juga: Venna Melinda Ogah Kembali ke Pelukan Ferry Irawan: Saya Tak Mau Mati Konyol
Setiawan menyarankan, jika kita mulai merasa letih, sebaiknya jangan memaksakan kemampuan dan beristirahatlah sejenak.
“Beristirahatlah bila sudah mulai terasa capek, sehingga badan bisa segera pulih dan kembali bisa bersepeda lagi,” ujarnya.
Ahli fisiologi olahraga ini juga membeberkan bahwa pesepeda pemula wajib memerhatikan metode FIT yakni:
1. frecuency (frekuensi)
Lakukan olahraga bersepeda setidaknya 3 kali seminggu bagi pemula, jangan terlalu memaksakan. dalam fase ini biasakan dahulu tubuh untuk menyesuaikan.
2. Intensity (intensitas)
Ketahui intensitas diri kita saat bersepeda, jika nafas terengah-engah lakukan istirahat terlebih dahulu.
3. Time (waktu)
Pesepeda pemula baiknya bersepeda hanya dalam waktu 30 menit saja dahulu, nantinya seiring meningkatnya kebiasaan bersepeda barulah naikan waktu atau durasi bersepeda.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan