SuaraBandungBarat.id- Masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji ke tanah suci harus menunggu hingga 20 tahun dari awal mendaftar.
Oleh karena itu, masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji tersebut harus lebih bersabar menunggu waiting list.
"Kalau hari ini daftar, baru bisa berangkat sekitar 20 tahun ke depan. Mereka yang daftar masuk waiting list (daftar tunggu)," kata Kepala Kemenag KBB Asep Ismail, Rabu (18/1/2023).
Ia menjelaskan, panjangnya daftar tunggu tersebut lantaran selama dua tahun terakhir ini tidak ada pemberangkatan akibat pandemi Covid-19.
"Daftar tunggu akan turun lagi dengan catatan kuota haji full seperti tahun ini 1.124," katanya.
Ia menambahkan, kuota haji Kabupaten Bandung Barat yang telah kembali normal merupakan kabar baik. Dengan begitu, pemberangkatan bakal sesuai nomor urut pendaftaran.
"Apalagi tidak ada lagi pembatasan usia, lansia ataupun yang sudah berusia di atas 80 tahun tetap bisa diberangkatkan sesuai dengan nomor urut pendaftaran," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada tahun 2022 lalu Kabupaten Bandung Barat memberangkatkan sebanyak 516 jemaah. Jumlah itu berkurang 50 persen dari tahun sebelumnya.
"Pada tahun 2019 atau sebelum terjadi wabah Covid-19, kuota haji KBB sebanyak 1.112 orang. Namun sempat berkurang hampir setengahnya pasca pandemi Covid-19.
Baca Juga: Istimewa, Luis Suarez Cetak Hat-trick dalam 38 Menit saat Debut di Gremio
Ia menegaskan, dengan kuota haji kembali normal pihaknya menyambut baik terkait hal tersebut.
"Alhamdulillah, patut kita syukuri sekarang kembali ke kuota asal," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?