SuaraBandungBarat.id- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) KBB bakal memaksimalkan potensi zakat yang ada di wilayahnya baik dari zakat profesi ASN maupun masyarakat umum.
Ketua Baznas KBB, Iing Nurdin mengatakan, hingga saat ini potensi zakat profesi dari ASN Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) maupun masyarakat umum jika tergali maksimal jumlahnya cukup besar.
"Potensi zakat profesi di KBB sangat besar itu yang akan kami maksimalkan, karena saat ini kisarannya masih sekitar Rp300 juta sampai Rp400 juta/bulan," katanya, Selasa (17/1/2023).
Ia menjelaskan, zakat yang ditarik dari ASN tersebut sebesar 2,5 persen setiap bulannya. Kendati belum maksimal, namun zakat yang terkumpul dari ASN di Bandung Barat tersebut cukup membantu.
“Saat ini zakat profesi masih fokus kepada ASN di lingkungan Pemda Bandung Barat. Selanjutnya ke depannya penerimaan zakat profesi bisa dari masyarakat umum atau swasta,” katanya.
Sementara itu,Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas KBB, Saiful Rachman mengatakan, sejauh ini zakat yang terkumpul dari ASN di Pemkab Bandung Barat masih fluktuatif. Namun jika dimaksimalkan zakat tersebut bisa mencapai puluhan miliar.
“Jika dirata-ratakan dalam setahun terkumpul kurang lebih semitar Rp4 miliar. Jika semua potensi dimaksimalkan angkanya bisa mencapai puluhan miliar,” katanya.
Ia menyebut, agar potensi zakat profesi ASN di Kabupaten Bandung Barat maksimal kolaborasi harus lebih ditingkatkan lagi. Dengan begitu, raihan zakat profesi di Kabupaten Bandung Barat akan mengalami peningkatan signifikan.
"Kalau di Pemda, dinas yang paling besar menyumbang zakat profesi seperti Disdik dan Dinkes karena memang dinas gemuk. Belum lagi potensi di DPRD, kemudian di lingkungan Kantor Kemenag yang berdasarkan perhitungan dalam sebulan bisa mencapai sekitar Rp40 juta namun sekarang masih diangka Rp10 juta," katanya.
Baca Juga: Dituding Zina dengan Rozy, Ibu Norma Risma Ngaku Salat Tak Pakai Busana Tuai Kontroversi
Ia menegaskan, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke berbagai pihak agar para muzaki ini menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Pasalnya, tidak sedikit muzaki yang memiliki saluran masing-masing dalam menyalurkan zakat profesinya.
"Kita pastinya akan berikan ke yang berhak sesuai dengan kategori delapan asnaf, yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025
-
Fantasi Frozen yang Jadi Nyata: Mengintip Kamar Seharga Rp 200 Juta di Kapal Pesiar Disney Adventure
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Cari Lipstik Lebaran? Ini 5 Pilihan yang Awet dan Tak Luntur Meski Dibawa Makan
-
5 Parfum Pria yang Awet dan Segar, Cocok Dipakai saat Silaturahmi Lebaran
-
5 Sunscreen Jepang agar Wajah Glowing saat Silaturahmi Lebaran 2026
-
Dikira Bikin Haru, Video Ibu Foto Anak Bareng Mobil McLaren di SPBU Berujung Plot Twist Tak Terduga
-
Politisi PDIP Aria Bima Setuju Gaji Menteri dan DPR Dipotong, Ini Alasannya