Metode ini bisa jadi salahsatu solusi, contoh: jika kita mengubah persepsi bahwa rebahan adalah self reward bagi kita, maka sebelum rebahan kita harus melakukan pekerjaan terlebih dahulu contohnya merapihkan sepatu yang sudah dipakai.
jika tugas itu sudah selesai, maka kita boleh rebahan. jika kita belum melakukannya maka kita tidak boleh rebahan.
4. Cari tahu alasan dan target
Kita harus mengetahui alasan kita ingin melakukan kebiasaan baik terseut, sehingga kita bisa membuat target pencapaian dari keinginan untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi baik.
Ada metode untuk membuat taget atau tujuan yang jelas, yakni metode SMART.
S=Specifik (Spesifik)
M=Measurable (Dapat diukur)
A=Attaninable (Dapat dicapai)
R=Realistic (Realistik)
T=Time-bound (Ada deadline untuk mencapainya)
5. Monitoring diri
Lakukan monitoring diri agar ketika kita sudah mulai melakukan kebiasaan baik, tidak kembali ke kebiasaan yang buruk sebelumnya yang sering kita lakukan.
Demikianlah beberapa tips atau cara untuk mengubah kebiasaan buruk Anda dengan ilmu psikologi.
Jika merasa kesulitan dan tak kunjung membaik, Anda bisa berkonsultasi kepada ahli psikologi.(*)
Baca Juga: 2 Alasan Piala AFF Sulit Masuk dalam Kalender FIFA
Sumber:Youtube Satu Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda
-
4 Jenis Serum yang Aman Dipakai Setiap Hari, Bikin Kulit Sehat dan Lembap
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 29 Juni 2026, Awal Pekan Bawa Kabar Baik Beruntun
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Apakah Sepatu Lari Bisa Dipakai untuk Naik Gunung? Begini Kondisi yang Aman