SuaraBandungBarat.id - Mengenal Diffuse Axonal Injury yang diderita David korban aniaya Mario Dandy.
Banyak orang yang bertanya tentang apa itu Diffuse axonal injury. Pasalnya, penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy anak eks pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), mengakibatkan David menderita diffuse axonal injury.
Apa itu Diffuse axonal injury?
Diffuse axonal injury (DAI) adalah jenis cedera otak yang terjadi ketika otak mengalami guncangan atau getaran yang kuat dan menyebabkan robekan pada serat saraf yang membentang ke seluruh otak.
Cedera ini biasanya terjadi akibat kecelakaan mobil, kecelakaan olahraga, atau kejadian lain yang menyebabkan guncangan keras pada kepala.
Kerusakan akson (axonal damage) terjadi ketika serat saraf yang mengirimkan sinyal antar sel otak mengalami kerusakan atau putus akibat dari guncangan.
Akibatnya, otak mengalami kerusakan dan fungsi normalnya terganggu, yang dapat menyebabkan gejala seperti kehilangan kesadaran, sakit kepala, kesulitan berbicara, kejang, dan kelemahan pada salah satu sisi tubuh.
DAI dapat diklasifikasikan sebagai cedera otak ringan, sedang, atau berat tergantung pada tingkat kerusakan akson yang terjadi.
Cedera otak yang parah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada fungsi otak, seperti kecacatan fisik atau intelektual.
Itulah arti dari Diffuse axonal injury.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik