/
Rabu, 01 Maret 2023 | 16:44 WIB
Bupati Bandung Barat, hengky Kurniawan usai meninjau korban keracunan massal di Lembang kemarin (Hendra H Rusdaya)

SuaraBandungBarat.id- Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan meminta aparat medis dan kewilayahan untuk tetap bersiaga mengantisipasi adanya warga yang mengalami gejala medis pasca mengalami keracunan massal.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan dinas terkait dan aparat kewilayahan untuk melakukan pelacakan terhadap warga yang sempat mengonsumsi makanan tersebut.

"Saya sudah perintahkan ke Camat, kalau ada warga yang memang kondisinya parah harus dirawat atau warga yang masih bisa bertahan itu diberikan vitamin dan langkah pengobatan lainnya, kita harus maksimal menangani ini," katanya, Rabu (1/3/2023).

Ia pun meminta warga setempat untuk berperan aktif melaporkan jika ada warga yang mengalami kondisi kesehatannya menurun lantaran terdampak keracunan makanan tersebut.

"Harapan kita kalau memang ada warga yang masih mual, sakit perut, dan gejala lainnya segera ke RSUD. Kita sudah sampaikan biaya ditanggung oleh Pemda," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya mengaku prihatin terhadap kejadian keracunan massal di wilayahnya yang telah terjadi dua kali dalam satu bulan terakhir.

“mudah-mudahan peristiwa ini tak terulang di kemudian hari dan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan makanan,” katanya.

Ia berharap, peristiwa yang terjadi di wilayahnya tersebut dapat menjadi pelajaran semua pihak agar lebih berhati-hati dan menjaga kebersihan lingkungan dan makanan.

"Mudah-mudahan ini pelajaran bagi siapapun yang memiliki acara untuk selalu menjaga kebersihan terutama air yang digunakan untuk mencuci beras. Tentu atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya mengucapkan turut berdukas cita," pungkasnya. 

Baca Juga: Duet Ganjar-Erick Punya Dua Alternatif Kendaraan Menuju 2024: PDIP Sendirian atau Bareng PPP dan PAN

Berdasarkan data Dinkes KBB menyebut, total warga yang terdampak keracunan ada 217 orang. Hingga saat ini jumlah korban yang menjalani perawatan sebanyak 11 orang yakni 7 di RSUD Lembang, 2 di RS Salamon, 1 di RS Advent, dan 1 orang di Puskesmas Jayagiri. (*)

Load More