SuaraBandungBarat.id- Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan meminta aparat medis dan kewilayahan untuk tetap bersiaga mengantisipasi adanya warga yang mengalami gejala medis pasca mengalami keracunan massal.
Ia mengatakan, pihaknya telah mengintruksikan dinas terkait dan aparat kewilayahan untuk melakukan pelacakan terhadap warga yang sempat mengonsumsi makanan tersebut.
"Saya sudah perintahkan ke Camat, kalau ada warga yang memang kondisinya parah harus dirawat atau warga yang masih bisa bertahan itu diberikan vitamin dan langkah pengobatan lainnya, kita harus maksimal menangani ini," katanya, Rabu (1/3/2023).
Ia pun meminta warga setempat untuk berperan aktif melaporkan jika ada warga yang mengalami kondisi kesehatannya menurun lantaran terdampak keracunan makanan tersebut.
"Harapan kita kalau memang ada warga yang masih mual, sakit perut, dan gejala lainnya segera ke RSUD. Kita sudah sampaikan biaya ditanggung oleh Pemda," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya mengaku prihatin terhadap kejadian keracunan massal di wilayahnya yang telah terjadi dua kali dalam satu bulan terakhir.
“mudah-mudahan peristiwa ini tak terulang di kemudian hari dan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dan makanan,” katanya.
Ia berharap, peristiwa yang terjadi di wilayahnya tersebut dapat menjadi pelajaran semua pihak agar lebih berhati-hati dan menjaga kebersihan lingkungan dan makanan.
"Mudah-mudahan ini pelajaran bagi siapapun yang memiliki acara untuk selalu menjaga kebersihan terutama air yang digunakan untuk mencuci beras. Tentu atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya mengucapkan turut berdukas cita," pungkasnya.
Baca Juga: Duet Ganjar-Erick Punya Dua Alternatif Kendaraan Menuju 2024: PDIP Sendirian atau Bareng PPP dan PAN
Berdasarkan data Dinkes KBB menyebut, total warga yang terdampak keracunan ada 217 orang. Hingga saat ini jumlah korban yang menjalani perawatan sebanyak 11 orang yakni 7 di RSUD Lembang, 2 di RS Salamon, 1 di RS Advent, dan 1 orang di Puskesmas Jayagiri. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak