SuaraBandungBarat.id – Gelandang milik Persib Bandung, Marc Klok mengungkapkan kekecewaannya terkait kabar adanya regulasi baru dari PSSI.
Regulasi baru dari PSSI yang membuat kecewa Marc Klok ini terutama soal aturan pemain naturalisasi.
Sebagai satu di antara banyak pemain naturalisasi, Marc Klok tentu merasa kecewa dengan aturan tersebut.
Dilansir bandungbarat.suara.com dari akun Instagram @gosball pada Senin (6/3/2023), aturan baru ini membatasi setiap klub hanya boleh memiliki 2 pemain naturalisasi.
Bukan hanya itu, kuota pemain asing untuk setiap klub kini ditambah menjadi 5 pemain dari sebelumnya 4 saja.
Komposisi 5 pemain asing tersebut di antaranya 4 pemain asing bebas dan 1 pemain asing dari ASEAN.
Terkait aturan pemain naturalisasi, gelandang Maung Bandung itu pun menyampaikan kekecewaannya melalui fitur cerita Instagram pribadinya @marcklok.
Klok menuliskan bahwa ia selaku WNI seharusnya memiliki hak yang sama dengan para pemain lainnya.
Regulasi baru yang membatasi pemain naturalisasi hanya boleh 2 saja untuk setiap klub dinilai diskriminatif.
Baca Juga: 7 Hari Berlalu, Pencarian 9 ABK yang Hilang di Samudera Hindia Dihentikan
“Kami WNI, dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama. Namun kami merasa peraturan tersebut mendiskriminasikan kami sebagai warga negara naturalisasi,” ucapnya.
Padahal, Klok sebagai pemain naturalisasi memilih Indonesia karena mencintai negara ini dan berkomitmen untuk menjadi bagian dari komunitas sepak bola di Tanah Air.
“Kami memilih Indonesia karena kami mencintai negara ini dan berkomitmen untuk menjadi bagian dari komunitas sepak bola di sini,” tutur pemain kelahiran Belanda tersebut.
Pemain berusia 29 tahun ini pun berharap terciptanya sebuah liga yang ramah bagi semua pemain terlepas dari asal dan latar belakangnya.
“Kami harap liga yang ramah bagi semua pemain, terlepas dari asal mereka dan latar belakang mereka,” ujarnya.(*)
Sumber: Instagram @gosball dan @marcklok
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud
-
Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku
-
Perkuat Budaya Integritas, BRI Optimalkan Whistleblowing System dan Anti-Fraud
-
BRI Perketat Pengawasan Internal, Pegawai Terbukti Fraud Terancam PHK dan Proses Hukum
-
Komitmen GCG BRI Makin Kuat, Fraud dan Korupsi Ditindak Tanpa Pandang Bulu
-
Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong
-
Jaga Integritas Perusahaan, BRI Tingkatkan Deteksi Fraud dan Pengawasan Internal
-
BRI Perkuat Sistem Anti-Fraud, Pelanggaran Berunsur Pidana Langsung Dilaporkan
-
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH