Suara.com - Terdapat aturan baru dalam regulasi pemain asing dalam Liga 1 Indonesia musim depan. Ini termasuk Aturan jumlah pemain dan pemain naturalisasi suatu klub Liga 1 pasca acara Sarasehan Sepak Bola Nasional yang dihelat PSSI.
PSSI dan peserta klub Liga 1 menyepakati soal aturan pemain, terutama jumlah pemain di suatu tim, jumlah pemain asing yang bisa digunakan, dan bahkan aturan pemain naturalisasi.
1. Kuota Pemain Asing
Sarasehan Sepak Bola Nasional yang digelar PSSI menyepakati soal kuota pemain asing yang ditambah dari yang sebelumnya 3+1 menjadi 4+1.
Nantinya, setiap klub peserta Liga 1 bisa merekrut 4 pemain asing dan 1 pemain asing ASEAN yang akan mengubah format 3 pemain asing dan 1 pemain Asia untuk musim ini dan sebelumnya.
Perubahan paling terlihat dari aturan ini adalah setiap klub diwajibkan merekrut 1 pemain ASEAN atau Asia Tenggara, untuk mengubah aturan 1 pemain Asia.
2. Batasan Pemain
Pada musim depan, setiap klub Liga 1 diberi kuota pemain sebanyak 35 pemain saja. Uniknya, tak ada batasan untuk pemain asing.
Dengan kata lain, aturan ini memperbolehkan setiap klub merekrut dan mendaftarkan pemain asing untuk mengarungi kompetisi.
Baca Juga: Semen Padang: Pembubaran Liga 2 Musim Ini Sudah Tepat
Tapi, PSSI membatasi 4+1 pemain asing saja bagi setiap klub untuk dimasukkan dalam Daftar Penetapan Pemain atau saat berlaga.
3. Pembatasan Pemain Naturalisasi
Fenomena banyaknya klub Liga 1 menaturalisasi pemain dengan tujuan untuk mengakali aturan pemain asing juga menjadi sorotan PSSI dalam Sarasehan kali ini.
Imbasnya, PSSI pun akhirnya membatasi setiap klub memiliki pemain naturalisasi musim depan, di mana setiap klub hanya diperbolehkan memiliki dua pemain naturalisasi.
Sehingga, setiap klub Liga 1 tak diperbolehkan memiliki lebih dari dua pemain naturalisasi dalam daftar 35 pemain yang didaftarkan pada musim depan.
PSSI bersama kepengurusan barunya yang dipimpin Erick Thohir, melakukan acara Sarasehan Sepak Bola Nasional yang dihelat Sabtu (4/3) di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam Sarasehan tersebut, PSSI turut mengundang perwakilan dari tim Liga 1 maupun Liga 2 untuk membahas sepak bola nasional.
Pembahasan itu berkaitan dengan banyak hal dan menghasilkan beberapa aturan baru untuk kompetisi musim depan.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
-
Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Susah Payah Raih Kemenangan
-
Timnas Indonesia Ungguli Mozambik di Babak Pertama, Ole Romeny Cetak Gol Indah
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Timnas Indonesia Putri Ditahan Kamboja, Gagal Raih Kemenangan di Garuda Championship Series 2026
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Piala AFF U-19 2026: Australia Vs Kamboja, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Kalkulasi Poin FIFA Jika Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Mozambik di FIFA Matchday
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026: Antara Warisan Lionel Messi dan Ujian Realitas