SuaraBandungBarat.id - Berpuasa menjadi kewajiban yang harus ditunaikan oleh kaum Muslimin pada bulan Ramadhan mendatang. Puasa sendiri dapat diartikan sebagai perilaku untuk menahan makan dan minum sejak terbit hingga terbenamnya matahari (waktu maghrib).
Berakhirnya puasa harus ditandai dengan meminum atau memakan sesuatu yang menandai bahwa ia telah selesai menunaikan puasa selama seharian penuh.
Meski terkesan sederhana, senyatanya tak semua Muslim dapat menjalani cara berpuasa dan bahkan berbuka puasa dengan cara yang dinilai tepat sehingga dapat saja menghilangkan manfaat yang seharusnya di dapat di bulan suci ramadhan.
Dalam penuturannya, Zaidul Akbar memberikan tahapan atau kiat-kiat cara berbuka puasa yang dinilainya tepat. Buka puasa sebagaimana disinggung di awal merupakan juga salah satu waktu yang paling mustajab guna menghaturkan doa-doa sebaik mungkin agar tidak terlewatkan begitu saja.
Untuk itu, Zaidul Akbar menjelaskan agar jangan lupa ketika setelah berbuka maka alangkah baiknya menghaturkan doa sesuai dengan keinginan.
Menurut pendakwah sekaligus dokter kesehatan ini pula, berdoa sejatinya bisa dimulai dengan apapun, namun lebih baiknya dimulai dengan mengutamakan akhirat setelah itu mengikuti keinginan yang bersifat duniawi.
"Mulailah berdoa dengan lebih banyak lagi mengutamakan akhirat, pertemuan dengan Allah agar jangan sampai doa pun bertaburan dengan keinginan duniawi yang sejatinya jika akhirat yang kita kejar dan dahulukan maka dunia akan mengikuti saja," ungkap Zaidul Akbar.
Oleh sebabnya kemudian, ketika berpuasa prinsip utamanya adalah mementingkan akhirat dengan mengonsumsi air dan kurma secara perlahan. Dan berikut adalah tahapan utama dalam berbuka puasa menurut Zaidul Akbar.
Pertama-tama ketika mendengar Azan maghrib yang menandakan masuk waktu berbuka puasa segeralah membaca kalimat Bismillahirrahmanirrahim kemudian setelah itu ambil dan makan tiga butir kurma kemudian meminum air putih, jika tidak ada kurma hendaklah meminum air putih dan ketiga membaca doa berbuka puasa sebagaimana sebuah hadist yang diriwayatkan Abu Daud. (*)
Baca Juga: Panduan Berbuka Puasa dan Sahur untuk Ibu Hamil Menurut Zaidul Akbar
Editor: Fikri Azhari
Berita Terkait
-
Panduan Berbuka Puasa dan Sahur untuk Ibu Hamil Menurut Zaidul Akbar
-
Kolesterol Naik Karena Makan Daging? Coba Bahan Alami Ini untuk Menyeimbangkannya
-
Kata Dokter Zaidul Akbar: Inilah Cara Mengatasi Kelelahan saat Puasa Ramadhan 2023, Cukup Siapkan Bahan Alami Ini Auto Seger Seharian
-
Kata Dokter Zaidul Akbar: Inilah Cara Membersihkan Paru-paru untuk Para Perokok Akut, Pakai Bahan yang Ada di Dapur
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
SF Hariyanto Larang Pemda Pecat PPPK, Ogah Bikin Gejolak: Malu Kita!
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik