SuaraBandungBarat.id - Melaksanakan ibadah puasa secara optimal di bulan Ramadhan ini memang menjadi keinginan segenap kaum muslimin tak terkecuali bagi perempuan yang tengah mengandung. Meskipun, bagi mereka tentunya ada keringanan untuk tidak berpuasa pada bulan suci.
Namun, tak jarang banyak di antara ibu-ibu hamil yang tetap memutuskan untuk berpuasa, oleh karenanya kemudian perlu untuk memerhatikan makanan yang akan dikonsumsi baik saat sahur dan berbuka puasa nantinya. Jika tidak ingin terjadi hal-hal yang akan membahayakan terhadap proses kehamilannya.
Hal ini pula dimaksudkan agar yang dikonsumsi oleh ibu hamil baik saat sahur maupun buka puasa tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi diri sendiri. Untuk itu, kami telah menyusun hal apa saja yang perlu diperhatikan ibu hamil saat memutuskan untuk berpuasa di bulan ramadhan ini.
Sebelumnya, perlu diketahui bersama bahwa seorang ibu hamil tentunya boleh berpuasa selama dirinya dan kandungannya dinyatakan sehat serta diizinkan pun mampu untuk melakukan ibadah tersebut. Meskipun, Zaidul Akbar kemudian menyarankan agar seorang ibu hamil sebaiknya tidak berpuasa.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official diterangkan bahwa ibu hamil mendapatkan keringanan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa.
Menurutnya, seorang ibu hami lebih bagus untuk tidak berpuasa, meski ia sendiri mengatakan jika tetap ingin berpuasa maka diperlukan untuk memerhatikan kondisinya.
"Kalau mau berpuasa, ya, harus dilihat kondisi. Ada kan ibu hamil yang nggak fit (kurang sehat) atau dia nggak makan tu (jadinya) lemes," katanya.
Ia pun membeberkan tips dalam sahur dan berbuka puasa untuk ibu hmail.
Pertama, ia menyarankan agar seorang ibu hamil yang ingin berpuasa untuk mengonsumsi makanan sumber karbohidrat dan protein saat sahur dan berbuka.
Baca Juga: Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi
Menurutnya, prinsip menu sahur dan berbuka puasa adalah makanan yang sehat seperti mengandung karbohidrat, ia juga menyarankan agar ibu hamil untuk tidak hanya memilih tepung atau jagung, akan tetapi pun memilih makanan sumber karbohidrat lainnya.
Ia menilai sebagian besar jika berbicara sumber karbohidrat jika tidak beras maka diartikan sebagai tepung, terigu, jagung.
"Sebenarnya banyak sumber karbohidrat yang bisa dioptimalkan, kaya talas, singkong atau umbi-umbian," ujarnya.
Selain itu pula, Zaidul Akbar menyarankan selain hal di atas untuk pula mengonsumsi kentang atau beras merah. Kemudian untuk makanan protein ia memberitahu contoh makanannya seperti telur, ikan atau daging.
Dan sebagai pelengkap makanan sahur serta buka puasa, Zaidul Akbar memberikan saran untuk menambahkan serat ke dalam menu makanan selain itu pula untuk minumannya dapat mengonsumsi minuman jahe atau air madu.
"Kalau minumannya itu ya (bisa) minuman jahe atau mungkin air madu dikasih garem, insyaallah sudah sangat cukup" pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi
-
Sebut Anggota Koalisi di KIB Bisa Berkurang atau Bertambah, PPP: Semua Masih Mungkin sampai Ijab Kabul di KPU
-
Untung Segaban, BRI Bakal Tebar Dividen Rp43,5 Triliun ke Investor
-
DPR Gaungkan Mitigasi Climate Change Direalisasi saat Bertemuu Parlemen Denmark
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar