SuaraBandungBarat.id – Pada Senin (13/03/2023), publik dikejutkan dengan pemandangan bendera kebangsaan Indonesia yang berkibar dalam kondisi robek di lapangan upacara kompleks perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (Pemda KBB), Jawa Barat.
Menurut Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah KBB, Kemal Adhyaksa, robeknya jahitan antara kain merah dan putih dari bendera diakibatkan kualitas kain yang mudah sobek apabila diterpa angin kencang.
Namun, yang lebih mengejutkan, bendera tersebut dibiarkan berkibar di tengah perkantoran pemerintah dan baru diturunkan pada sore hari.
Ketika proses pengibaran dilangsungkan pada pagi hari, bendera dalam kondisi normal.
Diketahui, bendera robek ketika sudah berada di atas tiang.
Usai menerima informasi mengenai robeknya bendera merah putih, pihak Pemda KBB segera ambil langkah untuk menyiapkan bendera baru untuk menggantikan bendera tersebut.
Namun, terdapat aturan bahwa penggantian bendera dilakukan setelah bendera lama diturunkan pada waktu penurunan bendera, yaitu pukul 18.00 WIB.
Sehingga pihak Pemda melakukan penggantian Sang Merah Putih sehari kemudian dengan kualitas bendera yang lebih baik.
Pengibaran Sang Saka Merah Putih merupakan bukti cinta Tanah Air, namun bagaimana dengan dibiarkannya bendera kebangsaan yang robek berkibar begitu saja?
“Saat bendera sudah di atas, kita tidak bisa langsung menurunkan dan langsung mengganti, karena ada aturannya. Makanya kita tunggu sampai jam 18.00 WIB baru kita bisa ganti,” jelas Kemal.
Rupanya, tindakan Pemda KBB mengacu pada Undang-undang No. 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang negara, serta Lagu Kebangsaan.
Bagian Kedua mengenai Penggunaan Bendera Negara Pasal 7 ayat 1 bahwa pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam.(*)
Sumber: Instagram Kabar Bandung Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
4 Brightening Moisturizer Jumbo di Bawah Rp74 Ribu, Bikin Cerah Bebas Kusam
-
Jadi Sorotan Publik, Doyoung NCT Hadir di Acara Pemerintahan saat Wamil
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa
-
WFA Pasca Lebaran 2026 Diberlakukan, 36 Ribu Pemudik Masuk ke Jogja
-
7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
-
Jangan Asal Panaskan Opor Sisa Lebaran, Ahli Gizi Ungkap Bahaya Kanker Mengintai!
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas