Namun apa yang kita saksikan sekarang? Sudah berapa banyak pemuda generasi bangsa yang menjerumuskan dirinya ke dalam hal-hal yang bersifat negatif seperti narkoba, pembunuhan, pemerkosaan dan banyak keburukan lain. Untuk mengatasinya, marilah kita mulai dari komunitas yang terkecil seperti keluarga.
Allah Swt berfirman:
.(:6)
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.” (Q.S. at-Tahrim:6)
Jika mayoritas penduduk tanah air ini peduli akan kebaikan keluarganya masing-masing dan menjaganya dari hal-hal yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam neraka, maka niscaya generasi bangsa akan selamat dari hal-hal negatif, karena generasi bangsa adalah anak-anak kita sendiri yang kelak akan meneruskan perjuangan bangsa ini.
Namun, sungguh bukan hal yang mudah untuk memelihara putra putri kita dari gejolak zaman yang telah terkikis krisis akhlak ini.
Apalagi di zaman sekarang yaitu zaman yang haus akan harta dan tahta, kemaksiatan banyak terjadi di mana-mana dan sudah dianggap menjadi suatu hal yang lumrah. Na’udzubillahi min dzalik.
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,
Sebagai orang tua marilah kita mendidik anak sejak dini dengan akhlak yang baik karena karakter sudah mulai terbentuk sejak usia kanak-kanak.
Baca Juga: Tata Cara Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan 2023 dan Doanya dalam Bahasa Indonesia Lengkap
Dengan terbentuknya karakter anak yang berakhlakul karimah, maka sudah pasti anak akan bisa membedakan mana hal yang baik dan buruk baginya.
Secara otomatis ia dapat menyaring perilaku teman temannya. Begitu juga sebaliknya, jika anak tidak diajarkan akhlak yang baik, maka ia akan mudah terpengaruh oleh teman-temannya.
Sehingga ia akan dengan cepat menirukan perkataan dan perbuatan yang ia lihat tanpa menyaring terlebih dahulu apakah hal itu baik atau buruk baginya.
Di zaman sekarang banyak orang pintar, tetapi tidak berakhlak seperti para koruptor. Mereka berpendidikan tinggi, menyandang gelar, mempunyai jabatan tetapi tanpa rasa takut dan malu meraka melakukan hal yang dilarang oleh agama dan negara.
Jika para koruptor benar-benar mempunyai akhlak yang baik, niscaya ia tidak akan berani melakukan hal tersebut.
Oleh karena itu, banyak ulama kuno yang mempunyai prinsip “adab berada di atas ilmu".
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,
Janganlah merasa bosan untuk selalu menasihati putra putri kita dalam hal sekecil apapun, karena nasihat tersebut lambat laun akan membentuk karakter seorang anak.
Sehingga dia menjadi seorang yang berakhlakul karimah. Meski terlihat sepele, namun hal ini sangat berpengaruh dalam menjadikan buah hati kita sebagai anak yang saleh dan salihah.
Hal itu telah dicontohkan oleh Lukman Hakim dalam menasihati putranya yang dijelaskan dalam firman Allah Swt:
(:17)
Artinya: “Hai anakku, dirikanlah salat dan perintahlah (manusia) mengerjakan kebaikan dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.” (Q.S. Luqman:17)
Tidak hanya itu, masih banyak lagi nasihat-nasihat Lukman Hakim kepada putranya yang bahkan sampai diabadikan di dalam Alquran.
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Dalam membangun generasi muda sempurna yang
berhubungan dengan Allah Swt ataupun dengan mahluk (hablum minallah wa hablum minannas) pasti tidak terlepas dari dua pondasi yaitu agama dan negara.
Agama membekali pemeluknya dengan aturan (hukum) yang sesuai dengan posisi masing-masing untuk dipertanggung jawabkan kelak di hadapan Allah Swt.
Sedangkan negara merupakan prinsip yang menjadi landasan bagi para pemeluknya untuk melakukan perbuatan baik serta berakhlakul karimah.
Dapat kita ambil kesimpulan dari apa yang telah disampaikan, betapa pentingnya membekali anak dengan ilmu dan akhlak yang mulia sejak dini, sehingga dia dapat melanjutkan perjuangan orangtuanya, negaranya, bahkan agamanya. Semoga Allah Swt memberikan kita anugerah.
. . .
Khutbah II:
. . . . . . . . . . . !
Demikian khutbah Jumat tentang keutamaan akhlak dalam membangunkemajuan bangsa yang dikutip dari lirboyo.net.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan