suarabandungbarat.id – Tiap negara memiliki waktu puasa yang berbeda-beda. Hal itu karena perputaran Bumi yang mempengaruhi waktu di tiap wilayah.
Dari berbagai negara yang ada di Dunia, tentu saja ada wilayah yang memiliki waktu puasa yang paling cepat. Ada juga wilayah yang memiliki waktu puasa yang paling lama.
Baik memiliki waktu puasa yang cepat maupun lama, diharapkan seluruh umat Muslim yang menjalankannya jangan menjadikan waktu tersebut sebagai alasan untuk mengeluh dalam melakukan ibadah puasa.
Akan tetapi, Negara manakah yang memiliki waktu puasa yang paling cepat dan yang paling lama di Dunia? Berikut jawabannya yang dilansir dari akun tiktok Gerald Vincent.
Seperti halnya puasa di Negara Indonesia. Sebenarnya, waktu puasa di Indonesia termasuk cepat.
Ternyata tiap tahun, Negara yang mempunyai durasi puasa tercepat dan terlama itu berbeda-beda. Hal itu tergantung pada perputaran Bumi.
Pada tahun ini, negara yang waktu puasanya paling cepat ada beberapa. Contohnya Australia, New Zealand, Chile, Uruguay, dan Argentina yang memiliki waktu puasa selama dua belas jam.
Sebagai perbandingan, Indonesia puasanya sekitar tiga belas jam sehari. Artinya, Indonesia termasuk memiliki waktu puasa yang terbilang cepat.
Yang paling lama, ketika berpuasa di Greenland atau Iceland. Hal itu karena berpuasa di daerah tersebut bisa sampai delapan belas jam.
Baca Juga: Curhat Pakai Bahasa Indonesia, Choi Siwon Ngaku Kesepian dan Butuh Pacar
Intinya, Indonesia termasuk negara yang memiliki waktu puasa yang cepat.
Demikian informasi tentang negara yang memiliki waktu puasa tercepat dan terlama di Dunia. Jangan lupa bersyukur dan tetap semangat menjalankan ibadah puasanya! (*)
Sumber: Akun tiktok Gerald Vincent
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Rekening Donasi Dibekukan: Penegakan Hukum atau Pembatasan Demokrasi?
-
BRI Dekat Dengan Pekerja Migran Indonesia Lewat Program Tali Kasih "Teman Seperjuangan"
-
Pramono Ungkap Kronologi Rombongan Fortuner-Alphard Terobos CFD Sudirman: Sudah Dihalau Malah Maksa
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Usut Karhutla Sampai Akar! Audit Korporasi dan Proses Hukum hingga Level Manajemen
-
Hukum Memperingati Maulid Nabi Menurut Ulama, Begini Penjelasannya
-
BRI Temani PMI Bangun Masa Depan, Bukan Sekadar Kirim Remitansi
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
Ulasan An Incurable Case of Love: Kisah Cinta Manis antara Perawat dan Dokter