SuaraBandungBarat.id - Setiap daerah pasti memiliki tokoh sentral yang menjadi inspirasi sekaligus sosok paling berpengaruh.
Seiring dengan berjalannya waktu, meskipun waktu telah mengukir namanya sebatas menjadi kenangan, akan tetapi sebagai wujud bahwa sosok inspirasi tersebut pernah ada biasanya dijadikan suatu situs cagar budaya.
Di kawasan Bandung Barat bagian selatan tepatnya di Desa Cijenuk kecamatan Cipongkor ada satu kawasa cagar budaya yakni suatu kompleks pemakaman yang didalamnya terdapat sosok tokoh inspiratif, penyebar Islam di kawasan Bandung Barat.
Beliau adalah Syekh Maulana Muhammad Syafei atau dikenal pula dengan Pangeran Raja Atas Angin, seorang ulama yang langsung berketurunan dari Sultan Ageng Tirtayasa atau keturubab kesembilan dari Syakh Syarif Hidayatullah yang mempunyai gelar Sunan Gunung Djati.
Dalam syiarnya di daerah Cijenuk, Pangeran Atas Angin dibantu oleh Nyimas Rangga Wuluh yang sekaligus adalah istrinya dan juga dibantu oleh kedua anak perempuannya, Nyimas Rangga Wulan dan Nyimas Rangga Wayan, keempat orang inilah yang mempunyai banyak peran dalam penyebaran Islam di Bandung Barat.
Selain itu, Syekh Maulana banyak mendiriman pesantren dipelbagai tempat, ia juga dikenal mempunyai banyak karomah salah satunya ialah dapat berada dalam banyak tempat dalam satu waktu.
Diceritakan satu daerah diimami salat zuhur oleh Syekh Maulana dan dalam waktu bersamaan ia mengimami salat zuhur ditempat lain untuk itu ia dijuluki Pangeran Raja Atas Angin.
Gelar Pangeran Raja diberikan karena ia masih keturunan kesultanan Cirebon sementara Atas Angin dikarenakan keistimewaan beliau yang dapat berpindah tempat dalam satu waktu.
Hingga kini, terdapat 100 hingga 200 peziarah datang untuk berziarah, pada malam Jumat kliwon dapat mencapai 1.000 hingga 1.500 peziarah.
Baca Juga: CEK FAKTA : Akhirnya Sri Mulyani Dalang dari Transaksi 300 T Tertangkap, Benarkah?
Demikianlah profil dari penyebar Islam di Bandung Barat yang dapat memberikan tauladan kepada kita semua. (*)
Sumber: Instagram Info Bandung Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS, PBNU: Ini Premanisme Politik!
-
Setelah Meja Biliar Disorot, Ini Sederet Anggaran Rumah Dinas Pimpinan DPRD Sumsel Berbiaya Mewah
-
Pemudik Mulai Masuk Yogyakarta, Pengguna Commuter Line Tembus 22 Ribu Orang per Hari
-
Bye-bye Velocity! Mengapa Tren "Natural" D'Masiv Gantikan "Dung Tak Dung" di Momen Ramadan 2026
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Mengenal Yayasan Bunga Kemboja, Benarkah Vidi Aldiano Mendaftar Jadi Anggota Sebelum Meninggal?
-
Fabio Lefundes: Menurut Kalian, Apakah Persib Bandung Punya Kualitas yang Buruk?
-
Promo JSM Alfamart Diperpanjang, Minyak Goreng 2 Liter Cuma Rp30 Ribuan
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi