/
Kamis, 13 April 2023 | 19:55 WIB
Ilustrasi, meneladani Rasulullah, umat beragama Islam tengah melaksanakan ibadah di dalam sebuah masjid pada bulan Ramadhan. (Unsplash Rifky Nur Setyadi)

Rasulullah bersabda yang artinya, “Waktu terdekat Rabb dengan hambanya di saat akhir tengah malam,” (HR Tirmidzi).

Ketujuh, membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah.

Sebagaimana tercantum di dalam sabda Nabi SAW yang artinya, “Barang siapa membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah di malam hari, niscaya ayat ini akan mencukupkannya,” (HR Bukhari dan Muslim).

Kedelapan, berpenampilan baik.

“Disunnahkan untuk mandi, pakai baju terbaik, dan pewangi. Bangunkan dan ajak keluarga untuk beribadah sebagaimana Nabi membangunkan keluarga Beliau di 10 malam terakhir ini,” jelas Ustadz Muhammad Nurul Dzikri menjelaskan salah satu hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, dilansir dari kanal YouTube Muhammad Nurul Dzikri pada Kamis (13/04/2023).

Kesembilan, dirikan ibadah dengan hati yang dipenuhi keimanan dan keyakinan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadr karena iman dan ihtisab (berharap dan antusias terhadap pahala) niscaya dosanya yang lalu akan diampuni oleh Allah SWT,” (HR Bukhari dan Muslim).

”Selamat mencari Lailatul Qadr. Ingat, satu malam lebih baik daripada 1000 bulan dan hanya dengan cara habis-habisan beribadah di 10 malam saja,” kata Ustadz Muhammad Nurul Dzikri.

Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa yang terhalang dari mendapatkan kebaikannya (Lailatul Qadr), maka ia telah terhalang dari (banyak) kebaikan,”

Baca Juga: KPU Berencana Revisi PKPU soal Pemilu, Atur Iklan Kampanye di Medsos

Dengan meneladani Nabi Muhammad SAW dan seluruh ibadah yang beliau laksanakan di 10 malam terakhir Ramadhan, niscaya umat Muslim akan memperoleh pahala yang sempurna dan ampunan menyeluruh yang diraih oleh orang-orang yang mendapatkan malam penuh kemuliaan tersebut.(*)

Sumber: YouTube Muhammad Nurul Dzikri

Load More