SuaraBandungBarat.id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB memastikan bakal terus melakukan pengawasan di sejumlah kawasan wisata jelang libur lebaran 1444 hijriyah.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Jarot Prasetyo mengatakan, sejumlah personel BPBD KBB masih bersiaga di Pos Pengendalian di wilayah Lembang.
"Kita terus berpatroli di kawasan wisata dan melakukan pengawasan selama 24 jam," katanya saat ditemui, Jumat (24/4/2023).
Ia menambahkan, aktivitas penjagaan yang dilakukan oleh BPBD KBB tersebut dibagi dalam dua shift setiap harinya agar pengawasan berjalan maksimal.
"Personel terus bergerak setiap harinya lima sampai sepuluh orang dalam satu shiftnya," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, selama pelaksanaan mudik lebaran 1444 hijriyah tersebut berjalan lancar dan aman.
"Selama mudik ini bencana terjadi satu kejadian di kawasan kecamatan Saguling," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ia pun mengimbau bagi wisatawan yang hendak berlibur untuk senantiasa waspada dan berhati-hati.
"Harus senantiasa waspada karena bencana bisa datang sewaktu-waktu," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan