SuaraBandungBarat.id – Sebelum terkenal seperti saat ini, dahulu penyanyi Marion Jola menjadi selebgram yang punya banyak haters di wilayah kampung halamannya yang terletak di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
“I like to call myself Awkarin Kupang dulu,” katanya, kala itu harapannya bukanlah menjadi penyanyi, namun menjadi bagian dari talent selebgram Awkarin, hal ini muncul karena dahulu ia memiliki semangat yang tinggi untuk mengumpulkan pundi-pundi uang, hingga ia melakukan berbagai usaha, seperti menerima endorsement, modelling, dan mengelola indekos.
Pada masa itu, belum banyak selebgram di wilayah Kupang sehingga warga setempat tidak familiar dengan jenis pekerjaan itu, “I basicly do everything Kak. Jadi, aku modelling biar aku ada pemasukan dan dulu jadi selebgram, endorsement memasukkan juga dan di Kupang tuh belum banyak dulu, jadi bisa dibilang aku mulai-mulai kali ya,” katanya.
Jenis pekerjaan asing ini membuat Marion Jola dianggap kontroversial oleh masyarakat di daerahnya itu, “Very controversial karen Kupang itu belum terbiasa dengan orang-orang yang seleb, yang sok seleb,” ungkap sosok yang akrab disapa Lala ini.
Dilansir dari kanal YouTube TS Media pada Selasa (2/5/2023), dahulu ia sering mengunggah foto dan melakukan siaran langsung, hingga ada beberapa anak SMP yang membuat fanbase, hal ini membuatnya dibenci masyarakat.
“Dan jadi problematik juga karena urusan cowok, kadang ada beberapa sama alumni” katanya berterus terang, “Dan gak tau kenapa aku, masalah tuh datang aja terus, banyak orang gak suka aku, kalau gak mereka ngomongin aku,” sambungnya.
Di sekolah, pemilik nama asli Marion Rambu Jola Pedy ini sering dipanggil oleh guru BP di SMA-nya karena memakai lipstik ke sekolah, akibatnya ia pun diminta untuk menghapus lipstik yang telah terpoles di bibirnya kala itu, “Tapi aku pakenya (warna) nude,” ungkapnya.
Bahkan sebelum pergi ke sekolah, Lala memakan waktu selama 2 jam untuk bersiap, seperti mengeriting rambut, “Karena aku suka, aku suka mandi sambil konser, abis mandi, aku siap-siap ke sekolah itu sesi wawancara,” tuturnya, “I like to imagine things, jadi lama 2 jamnya tuh di situ,”
“Kalo sekarang siap-siapnya masih 2 jam gara-gara aku nonton drakor, aku mandi nonton drakor,” ia sanggup menghabiskan hingga 1 episode selama mandi, entah shower atau berendam di bathtub hingga jari-jarinya berkerut akibat terlalu lama mandi.(*)
Baca Juga: Ternyata Bukan Babi Ngepet yang Ada di Depan Rumah Warga Pondok Aren, Ini Faktanya
Sumber: YouTube TS Media
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
Samsung Galaxy S27 Pro! Flagship dengan Body Compact Segera Hadir?
-
Perumahan Baru di Palembang Terus Bermunculan, Kenapa Jaringan Listrik Masih Jadi Keluhan?
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan
-
Kali Cijayanti Bogor Meluap! 138 Rumah di Babakan Madang Terendam Banjir, Satu Unit Ambruk
-
Misteri Inkubator Tujuh: Sisi Gelap Ruang Perinatologi
-
Pendaki Meninggal Dunia Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo Maros