/
Sabtu, 06 Mei 2023 | 19:01 WIB
Petugas saat melakukan assesment di lokasi longsor Cipatat (Dok BPBD KBB)

SuaraBandungBarat.id- Dua tempat di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat diterjang tanah longsor pada Sabtu (6/5/2023). Akibatnya sejumlah rumah mengalami kerusakan terdampak bencana tersebut.

Setidaknya ada tiga rumah terdampak tanah longsor di kampung Pasir Peuti  RT02/RW019, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Djarot Prasetyo menjelaskan, akibat hujan deras yang menerjang kawasan tersebut memicu terjadinya bencana longsor.

"Hujan deras dari pukul 22:00 WIB  yang berlangsung cukup lama mengakibtkan tanah longsor di beberapa titik di Desa Citatah," katanya, Sabtu (6/5/2023).

Ia menambahkan, akibat longsoran tanah tersebut mengakibatkan sebanyak tiga rumah di lokasi tersebut mengalami rusak sedang.

"Rumah yang terdampak yakni milik Ma Iti 70 tahun, Bapa Atang 53 tahun dan Yati 60 tahun. Upaya yang sudah kita lakukan bersama aparat kewilayahan setempat dan warga membersihkan material longsor," katanya.

Sementara itu, di lokasi berbeda yakni di Kampung Tagog Munding RT 06/08, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sebanyak empat rumah mengalami bencana serupa. 

"Untuk kejadiannya itu pada hari Sabtu sekitar pukul 01.30 WIB. Akibat hujan deras, dan kemiringan tanah dan drainase," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, empat unit rumah roboh di bagian belakang sehingga perabotan dapur dan stok makanan yang ada di ruangan dapur terbawa material tanah longsor.

Baca Juga: Wakil II Menteri BUMN: Keberhasilan Tangani Krisis atau Crisis Management lebih Berarti

"Empa unit rumah tersebut milik Ridwan Muharam 39 tahun dihuni tiga jiwa, Arif Wibowo 41 tahun dihuni empat jiwa, Sopian 41 tahun dihuni empat jiwa dan Reja 30 tahun dihuni 2 jiwa," katanya.

Ia menyebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi bersama aparat kewilayahan setempat dan langsung melakukan pembersihan material longsor bersama warga setempat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada karena bencana bisa datang kapan saja," tandasnya. (*)

Load More