SuaraBandungBarat.id - Keharmonisan rumah tangga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang salah satunya dari hubungan ranjang yang dilakukan.
Tidak sedikit yang berkata bahwa durasi saat melakuan hubungan suami istri yang paling mempengaruhi kepuasan dan keharmonisan rumah tangga.
Frekuensi dalam melakukan hubungan suami istri juga seringkali disebut sebagai salah satu faktor keharmonisan rumah tangga.
Begitu juga dengan ukuran Mr. P, semakin besar ukurannya maka istri akan makin puas sehingga rumah tangga makin harmonis.
Namun, pernyataan tersebut kata Dokter Boyke tidak benar karena keharmonisan tidak serta merta disebabkan oleh durasi atau ukuran.
Namun ternyata ada hal lain yang lebih penting dan menurutnya harus dimiliki oleh setiap pasangan agar hubungan rumah tangga makin harmonis.
Dokter Boyke menuturkan bahwa yang paling penting untuk dilakukan dalam melakukan hubungan ranjang yaitu memperhatikan kualitas hubungan.
Bukan seberapa sering atau seberapa lama melakukannya, akan tetapi cara setiap pasangan menciptakan hubungan ranjang yang berkualitas.
"Tapi yang penting bukan berapa kalinya, tapi kualitas hubungan," kata dr. Boyke yang dikutip dari Tiktok @sobatsehati pada Minggu (14/5/2023).
Baca Juga: CEK FAKTA: Link Full Video Dewasa Virgoun dengan Selingkuhannya Tersebar, Cek Sebelum Dihapus?
Yang perlu dilakukan ketika melakukan hubungan suami istri, pria atau wanita harus memperhatikan bagaimana cara yang baik untuk melakukannya.
Salah satu cara untuk membuat hubungan suami istri semakin berkualitas yaitu mencoba gaya baru yang bervariasi agar pasangan tidak merasa bosan.
Selain itu, pria atau wanita yang hendak melakukan hubungan suami istri harus lebih perhatian agar mengetahui titik sensitif pasangannya.
Dengan demikian, kepuasan dalam berhubungan suami istri akan lebih mudah tercapai secara bersamaan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi