SuaraBandungBarat.id - PT KAI (Persero) membenarkan yang sedang viral di media sosial terkait KLB rombongan SMAN 3 Bandung. Seperti dilansir situs resmi PT KAI (kai.id), KLB rombongan SMAN 3 Bandung keberangkatan dari Stasiun Bandung menuju Stasiun Surabaya Gubeng.
Menurut keterangan PT KAI, KBL SMAN 3 Bandung itu berangkat dari hari Jumat (12/5) pukul 06.20 WIB dan datang di Surabaya pada hari Jumat (12/5) pukul 17.06 WIB. Dalam satu rangkaian KLB SMAN 3 Bandung tersebut menggunakan 7 gerbong kelas eksekutif dengan kapasitas 350 penumpang.
Disampaikan bahwa PT KAI menyediakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) yang dapat disewa pelanggan. Selain itu, pelanggan juga dapat menentukan jenis kereta api, jadwal, serta stasiun keberangkatan dan kedatangan.
"Masyarakat yang ingin menyewa KLB, dapat menghubungi melalui Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, media sosial KAI121, atau customer service di stasiun," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus seperti dilansir situs resmi KAI, Sabtu (13/5/2023).
Calon pelanggan selanjutnya mengajukan surat permohonan angkutan rombongan yang berisi jumlah penumpang, relasi, dan jadwal perjalanan. Setelah itu, PT KAI akan mengecek ketersediaan rangkaian dan membuat penawaran tarif.
Jika telah terjadi kesepakatan, lalu dibuatkan berita acara kesepakatan. Pada berita acara kesepakatan ini, ada DP (uang muka) yang harus dibayar. Kalau DP sudah dibayarkan, PT KAI akan menyiapkan sarana kereta apinya.
VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, calon pelanggan KLB diharapkan melakukan pendaftaran minimal H-7 sebelum keberangkatan. Karena PT KAI perlu menyiapkan segala aspek agar pelayanan KLB optimal.
"Diharapkan hadirnya layanan KLB ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati perjalanan kereta api yang lebih eksklusif dan tetap aman, nyaman, dan sehat, KAI berkomitmen utk selalu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," tutup Joni. (*)
Baca Juga: Film Jin Khodam Tampil Beda dengan Munculkan Nilai Kehidupan Sosial
Tag
Berita Terkait
-
Film Jin Khodam Tampil Beda dengan Munculkan Nilai Kehidupan Sosial
-
Lagu Aku Milikmu Dewa 19 Terasa Beda Dinyanyikan Salma Idol, Langsung Jadi Trending
-
Ambrizal Umanailo Beberkan Alasan Gabung Persita Tangerang
-
Tambah Kedalaman Skuad, PSIS Semarang Datangkan Muhammad Sabillah
-
Bahas Selingkuh, Lagu Baru Prinsa Mandagie Bikin Enzy Storia Curhat Kisah Pahit Masa Lalu
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam