Suara.com - PSIS Semarang mendatangkan Muhammad Sabillah dari Persik Kediri meski sudah memiliki sejumlah bek tengah untuk menghadapi Liga 1 Indonesia musim depan.
CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya dalam siaran pers di Semarang, Senin (15/5/2023), mengatakan, Sabillah didatangkan meski tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini sudah memiliki Wahyu Prasetyo, Alfeandra Dewangga, dan Brandon Scheunemenn di lini belakang.
"Sabillah didatangkan untuk menambah kedalaman skuat PSIS di lini belakang," katanya.
Menurut dia, rekrutmen pemain berusia 29 tahun tersebut sesuai dengan rekomendasi tim pelatih yang membutuhkan bek tengah berpostur tinggi dan berpengalaman.
Muhammad Sabillah sendiri sempat memperkuat sejumlah klub seperti Persib Bandung, Persijap Jepara, Badak Lampung, Kalteng Putra, dan PSMS Medan.
Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu juga menyebut satu bek tengah berkewarganegaraan asing juga akan didatangkan ke PSIS Semarang.
Sebelumnya, PSIS Semarang mengontrak bek sayap yang sebelumnya bermain di Persipura Jayapura, Giovani Numberi.
Menjelang musim depan, PSIS Semarang sudah melepas sembilan pemain serta enam pemain muda yang akan dipinjamkan ke tim lain untuk menambah pengalaman bertanding.
Selain itu, terdapat tiga pemain yang tidak didaftarkan dalam putusan pertama Liga 1 Indonesia 2023/ 2024 akibat cedera. Latihan perdana PSIS Semarang sendiri akan digelar pada 22 Mei 2023.
Baca Juga: Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru RANS Nusantara FC, Eduardo Almeida Siap Berikan yang Terbaik
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1