SuaraBandungBarat.id- Sebanyak 9800 kuota siswa SMP padaPenerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 disiapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Bidang (Kabid) SMP, Disdik Bandung Barat, Edi Syafruddin menjelaskan, kuota tersebut tersebar di 67 SMP Negeri yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.
"Total kuota tersebut dibagi empat jalur pendaftaran yaitu jalur zonasi sebanyak 50%, afirmasi 20%, jalur perpindahan tugas orang tua 5% dan jalur prestasi sebesar 25%," katanya, Sabtu (10/6/2023).
Ia menambahkan, pendaftaran untuk PPDB 2023 jenjang SMP tersebut dibagi dalam dua tahap pertama yakni jalur afirmasi. Sementara itu, untuk tahap dua pendaftaran tiga jalur yakni zonasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi.
"Jadwal tahap 1 PPDB SMP dimulai 19 hingga 23 Juni 2023. Sedangkan tahap 2 dibuka tanggal 26 Juni hingga 5 Juli 2023. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman ppdb-disdik.bandungbaratkab.go.id," jelasnya.
"Kalau tahun sebelumnya mulai dari zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, dan prestasi dilaksanakan secara serentak. Kalau tahun ini dipisah," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edy mengimbau orang tua Disdik Bandung Barat mengingatkan orang tua agar tidak memaksakan kehendak pribadinya dengan mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri.
"Kami harap para orang tua dalam pelaksanaan PPDB 2023 ini bisa lebih bijak dalam memilih. Bijak di sini dalam artian para orang tua tidak memaksakan masuk ke sekolah tertentu, jadi harus bijak melihat jalur PPDBnya," tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Dicky mengatakan, sejauh ini dirinya mencoba untuk mendaftarkan sang anak di sekolah yang tak jauh dari kediamannya sesuai keinginan anaknya.
Baca Juga: Sinopsis The Boogeyman, Legenda Teror Makhluk Halus yang Menyeramkan
"Kalau memang tidak masuk jalur zonasi saya tidak akan memaksakan anak saya untuk masuk. Mungkin cari sekolah lain sebagai alternatif," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius