SUARABANDUNGBARAT - BUSET! Atta Halilintar Jadi Youtuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi? Cek Dulu di Sini Gaji Hasil dari Youtube AH.
Penghasilan bulanan Atta Halilintar sebagai seorang YouTuber membuat orang tercengang, tidak heran dia dijuluki 'Raja YouTube'.
Atta Halilintar, seorang YouTuber ternama di Indonesia, telah meraih gelar 'Raja YouTube' di Indonesia berkat jumlah pelanggan terbanyak di Asia Tenggara, mencapai 30 juta.
Namun, sedikit yang tahu bagaimana Atta memulai karirnya di YouTube.
Video pertama yang diunggah Atta ke saluran YouTube-nya berjudul "RAFFI AHMAD DILEMPAR DARI LANTAI 2".
Dalam video tersebut, Atta dan keluarganya berpartisipasi dalam sebuah tantangan bersama keluarga Raffi Ahmad.
Atta tampil secara alami dalam video tersebut, tanpa mengenakan kacamata gelap dan bandana, serta dengan rambut hitam panjangnya.
Atta dalam video tersebut mengungkapkan bahwa keluarganya sedang syuting bersama MNC TV dan mereka berjalan di sepanjang jalan yang sepi, dengan parkiran kosong di sekitarnya dan kuburan di depan mereka.
Video tersebut memperlihatkan sisi Atta yang lebih polos, berbeda dengan penampilannya yang mencolok saat ini.
Meskipun banyak penggemar yang merindukan sosok Atta yang lebih polos, tak bisa disangkal bahwa Atta telah mencapai kesuksesan besar di YouTube dengan penampilan yang khas dan konten yang beragam, termasuk vlog, musik, dan gaming.
Atta juga sering berkolaborasi dengan YouTuber lain dan artis ternama, menjadikannya salah satu YouTuber paling populer di Indonesia dan Asia Tenggara.
Sekarang, pertanyaannya adalah berapa gaji yang diterima Atta Halilintar dari YouTube. Saat ini, saluran YouTube Atta Halilintar memiliki lebih dari 30,3 juta pelanggan dengan lebih dari 2.055 video.
Atta Halilintar mulai aktif di YouTube sejak 26 Januari 2014. Saluran YouTube AH berada di peringkat kedua di Indonesia.
Dalam 30 hari terakhir, saluran YouTube AH mencatat sekitar 26.483.000 tayangan.
Untuk mengestimasi gaji Atta Halilintar dari YouTube, kita dapat menggunakan perkiraan tarif sebesar 1 dolar per 1.000 tayangan.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Jadi Youtuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi? Oalah Terbongkar, Segini Nih Jumlah Uang Hasil dari Youtube The Onsu Family
-
Youtuber Indonesia dengan Penghasilan Tertinggi Siapa? Ternyata Segini Jumlah Gaji Nagita dan Raffi Ahmad dari Youtube
-
Masih Muda Sudah Tajir! Perbandingan Gaji yang Diterima Marselino Ferdinan vs Pratama Arhan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?