SUARA BANDUNG BARAT - Disukai banyak orang adalah keinginan bagi kita semua, tetapi jangan sampai kita terjebak kepada seseorang yang sebenarnya tidak sungguh-sungguh mencintai kita.
Alias terjebak dalam rayuan-rayuan atau gombalan-gombalan orang-orang yang seolah-olah menyukai kita padahal tidak.
Apalagi sekarang ini begitu banyak kita melihat obral-obral janji dan kasih sayang, hingga mungkin kita overdosis dibuatnya. Tetapi, bagi sebagian yang lain justru menanggapi dengan senang gombalan-gombalan dan rayuan itu.
Berikut adalah wejangan dari Buya Yahya tentang jangan terjebak dengan orang yang suka merayu.
Menurut Buya Yahya hari ini banyak orang yang merasa ge'er atau terlalu percaya diri.
Saat ia bergaul dengan seseorang seperti dosen atau ustaz yang dalam tutur perkataanny ramah yang seolah-olah menyiratkan suka sering bahkan diartikan tutur katanya adalah bentuk daripada ungkapan cinta.
"Padahal, itu biasa saja, bahasanya memang ramah tetapi karena ge'er Anda menganggap wah jangan-jangan ustaz atau dosen ini suka sama saya," terang pimpinan pondok pesantren Al-Bahjah ini.
Ia pun lantas memberikan nasihat agar sekiranya ketika merasa bahwa orang tersebut seolah-olah mencintainya ditanyakan saja, "Apa maksudnya ustaz atau dosen? karena ditakutkannya ustaznya ustaz supply (ramah)," paparnya lanjut.
Ia pun mewanti-wanti agar jangan mudah terpesona karena kewibawaan atau tingkah seseorang. Untuk itu, segera tanyakan kepada orang yang membuat Anda ge'er.
Baca Juga: Soal Pertemuan Puan dan AHY, Hasto PDIP: Moga-moga Dilaksanakan dalam Waktu Dekat
Selain itu, jika hal ini diterapkan Anda akan terjauh dari perilaku yang mudah "baper" dari perhatian seseorang. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?