SUARA BANDUNG BARAT - Enam orang kepala kepolisian sektor (kapolsek) tidak lulus saat mencoba lintasan ujian praktik pembuatan SIM C.
Terlihat seorang polisi mencoba mengendarai sebuah motor milik kepolisian dan masuk ke lintasan ujian praktik pembuatan SIM C.
Namun yang menjadi sorotan, polisi tersebut tampak tidak bisa melaluinya dengan lancar.
Bahkan polisi tersebut juga terlihat beberapa kali berhenti dan menurunkan kakinya karena tidak bisa menyeimbangkan badannya.
Dari keterangan video yang diunggah akun Instagram @infobdgbaratcimahi itu, tantangan kepada kapolsek tersebut dilakukan di Sragen, Jawa Tengah.
Disebutkan juga bahwa dari keenam kapolsek yang mencoba tes ujian praktik pembuatan SIM C tersebut, tidak ada satupun yang lulus.
Banyak yang menyebut ha itu menjadi gambaran betapa sulitnya untuk menyelesaikan ujian praktik pembuatan SIM C secara reguler.
Hingga video tersebut mendapat berbagai komentar netizen yang mengkritisi atau mengeluhkan susahnya membuat SIM C.
"wkwk pak polisinya aja ga lulus gmna masyarkatnya," tulis @randi_azhar_ramadhan.
Baca Juga: Siap Tembus Pasar Global, TREASURE Resmi Bergabung dengan Columbia Records
"Gak malu ya pemerintah indonesia berkali² begini didpean masy nya??????," tulis @el_vanie.
"Bapak kapolsek aja ga bisa apalagi gue . Makanya pak jangan susah2 amat rute ujian nya," tulis @roseeollo.
"Jadi bagaimana tu....bearti 6 kapolsek ndak boleh bawa motor," tulis @pengelana_utara.
"Sengaja dipersulit tesnya biar pada ga lulus. Ujung2nya klo pngen lulus lewat jalur cepat.. pahamlah negeri Konoha," tulis @iksancore.
"Makanya jangn dipersulit pak , belum tentu kan semua pak polisi juga bisa apa lg dijalan raya gk ada sperti itu jalannya," tulis @noval_mk700.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN