SUARA BANDUNG BARAT - Viral seorang suporter bola berhasil mengelabui petugas dan nekat bawa flare atau suar ke dalam stadion.
Seperti diketahui, suporter tidak diperbolehkan membawa flare karena bisa menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan.
Flare disebut bisa mengganggu saluran pernapasan hingga mengakibatkan luka bakar jika orang terkena panasnya flare tersebut tanpa perlindungan.
Selain itu, kemampuan penglihatan serta pendengaran juga bisa saja terganggu akibat suara dan cahaya yang dikeluarkan oleh flare.
Terlihat dalam video yang diunggah akun Tiktok @mafia_bola72, seora suporter pria membawa flare dengan cara mengelabui petugas menggunakan nasi bungkus.
Cara suporter membawa flare tersebut terbilang di luar nalar, pasalnya flare tersebut dimasukkan ke dalam nasi bungkus.
Tidak hanya itu, flare tersebut juga dibalut dengan nasi di dalam bungkus yang memang tidak terduga sama sekali.
Mulanya suporter tersebut mengeluarkan bungkusan nasi beserta plastik berisi lauknya dari sebuah kantong kresek hitam.
Setelah itu, suporter tersebut membuka karet bungkusan nasi yang kemudian memegang sebuah plastik dari dalam nasi dan menariknya.
Baca Juga: Asia Tenggara Kuasai Babak 6 Besar AVC Challenge Cup 2023
Sungguh tak terduga, ternyata di dalam nasi yang dibungkus itu terbalut sebuah flare yang dimasukkan terlebih dahulu ke dalam sebuah plastik.
Dari video seorang pria yang membawa flare tersebut, diharapkan hal tersebut tidak terulang lagi karena memang berbahaya bagi kesehatan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara
-
Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan