Suara Bandung Barat - Laga sepakbola tarkam di Cianjur berakhir dengan pembacokan kepada salah satu warga di lapangan Cimanggu, Desa Girijaya, Kecamatan Cibinong.
Diketahui, korban pembacokan tersebut adalah seorang petugas keamanan yang mengalami penganiayaan setelah berusaha melerai suporter yang rusuh saat pertandingan.
Menghimpun banyak sumber, pertandingan yang mempertemukan tim sepakbola kampung Cilubang dan Kampung Rancabangkong ini digelar pada Selasa (8/8/2023) lalu.
Awalnya, pertandingan berjalan lancar, kedua-dua tim bermain selayaknya pertandingan sepakbola.
Namun, tiba-tiba seorang suporter salah satu tim masuk ke dalam lapangan pertandingan, seorang petugas keamanan bernama Junaedi (40) pun menghampiri suporter tersebut dan memintanya keluar lapangan.
Dengan dibantu warga lainnya, Junaedi berusaha memaksa si suporter untuk keluar, tentunya agar pertandingan dapat dilanjutkan.
Naasnya, saat berusaha untuk melerai tersebut suporter yang diketahui bernama Bambang (24) malah mengeluarkan golok dan membacok korban.
Seorang saksi mata menyebut, jika korban mengalami luka akibat peristiwa tersebut dibagian wajah dan langsung dilarikan ke puskesmas.
Sedangkan pelaku pembacokan langsung diamankan warga serta pihak kepolisian, pelaku langsung ditangkap ditempat kejadian.
Baca Juga: Jaga Kerahasian Data Nasabah, Emiten Bank Hana Raih Sertifikat Keamanan Informasi
Selain itu, pihak kepolisian juga membawa golok yang dijadikan barang bukti dari sepakbola yang berujung pembacokan. (*)
Tag
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing