Suara Bandung Barat - Pada malam gelap, 30 September 1965 lalu. Terjadi suatu peristiwa memilukan sekaligus keji yang dilakukan para pemberontak Partai Komunis Indonesia.
Suatu peristiwa yang tidak pernah terjadi pada sejarah bangsa di dunia manapun, tidak pernah diceritakan dalam Mahabrata atau pun kisah-kisah di dalam kisah mahsyur siapapun.
Yang menjadi tragedi, ironi sekaligus menjadi pengumpul segala amarah, dendam dan permusuhan bagi masa-masa sesudahnya.
Selain itu, melahirkan kisah-kisah mistis dan horor. Salah satunya adalah kisah horor tempat pembuangan mayat itu terjadi.
Tempat itu adalah lubang buaya, tempat pembuangan mayat para jendral korban pemberontakan kaum komunis pada tahun 1965 silam.
Lubang buaya menjadi saksi bisu bagaimana kekejaman para kaum oposan terhadap pihak militer angkatan darat.
Karenanya, hingga sekarang tempat pembuangan jasad korban pemberontakan PKI menyimpan aura mistisnya sendiri.
Tempat itu memberikan rasa kelam, menyeramkan dan memilukan bagi siapa saja yang melihatnya.
Terlebih tersiar suatu cerita horor yang tersebar dalam pergaulan masyarakat bahwa pada malam hari kerap terlihat penampakan tentara yang berlumuran darah. (*)
Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Libas Kazakhstan 91-82, Marques Bolden Cetak 40 Poin
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Besar Kembali Mengintai Sumsel?
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Ada Pemeliharaan Darurat, Ini Wilayah di Cianjur yang Alami Pemadaman Listrik Terencana
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah