Suara.com - Timnas Basket Indonesia menang atas Kazakhstan dengan skor akhir 91-82 dalam ajang Prakualifikasi Olimpiade 2024 yang digelar di Al Fayha Stadium, Damaskusz, Suriah, Sabtu (12/8) malam, dengan Marques Bolden mencetak 40 angka.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit di kuarter pertama dengan kedua tim saling mengungguli poin satu sama lain. Tim Kazakhstan mampu memimpin 3 poin di kuarter awal dengan skor 19-22.
Namun kuarter dua hingga kuarter empat adalah milik tim Indonesia. Yudha Prasetya dan kawan-kawan berhasil menyalip poin dan terus mempertahankan keunggulan hingga laga usai dengan skor 91-82. Bahkan Indonesia sempat unggul sampai 14 poin dengan laju poin terbesar 13-0 sepanjang pertandingan.
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Yohannis Winar menyebut bahwa kuarter pertama merupakan adaptasi dari anak-anak timnas pada pertandingan kali ini, sekaligus dalam proses membaca kekuatan lawan.
“Kuarter pertama wajar ada naik dan turun karena saat itu lawan belum tahu kita dan kita juga gak tahu lawan. Situasi naik turun dan itu normal karena dalam posisi baca kekuatan. Setelah itu barulah dilakukan penyesuaian,” kata Yohannis Winar mengutip keterangan resmi Perbasi, Minggu (13/8).
Marques Bolden tampil paling impresif baik dari sisi menyerang maupun bertahan. Dia mencetak double-double dengan 40 poin dan 10 rebound. Selain membantu pertahanan lewat rebound dengan mengeksploitasi keunggulan tinggi badannya, Bolden juga paling banyak melakukan blok yakni 4 upaya tembakan dari Kazakhstan berhasil dihadang.
Dua pemain lokal lainnya yang mencetak poin lebih dari 10 angka adalah Yudha Prasetya dan Muhammad Arighi. Yudha yang tampil luar biasa sejak final IBL, dilanjutkan di Indonesia International Basketball Invitational (IIBI), kembali mempertahankan performanya.
Yudha mencetak 17 poin, 9 angka di antaranya didapatkan dari tembakan tripoin. Dia juga menjadi pengumpan terbanyak dalam tim Indonesia dengan 8 assist. Sedangkan Arighi mencetak 14 poin, yang 12 poin di antaranya juga dihasilkan dari tembakan tiga angka.
Skuad timnas rekrutan terbaru, Muhammad Reza Guntara mencetak 4 poin dalam debutnya bersama Timnas Indonesia 5 on 5 dengan bermain selama hampir 16 menit. Sementara dua pemain timnas baru lainnya, yakni Antoni Erga dan Pandu Wiguna belum menyumbangkan angka ketika bermain selama 8 dan 7 menit untuk Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Live BRI Liga 1 Hari Ini: Ada Persib vs Barito Putera dan Madura United vs Persija
Coach Ahang, sapaan akrab Yohannis Winar, memuji komunikasi antar pemain yang bagus sepanjang pertandingan. Situasi itu membuat energi pemain keluar dan kolektivitas tim terjaga sepanjang kuarter kedua sehingga bisa menjaga keunggulan.
“Yang paling bagus dari pertandingan ini adalah energi pemain bagus, motivasi bagus, chemistry antar pemain bagus. Walaupun tim ini singkat melakukan persiapan, anak-anak mampu membuat environenment yang bagus,” katanya.
Selain itu, energi dan antusiasime tim juga dinilai bagus dan menjadi poin penting pada pertandingan perdana di Prakualifikasi Olimpiade 2024.
“Walau tim ini diisi pemain muda, mereka punya antusiasme dan energi juga komunikasi yang bagus. Ini yang jadi kunci kemenangan kita malam ini,” katanya.
Berita Terkait
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025
-
Hancurkan Vietnam, Timnas Basket Indonesia Dipastikan Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Pertandingan Sengit, Timnas Basket Indonesia Kalah Tipis dari Thailand di SEA Games 2025
-
Kapten Timnas Basket Indonesia Sudah Tak Sabar Bertanding di SEA Games 2025
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026