/
Selasa, 29 Agustus 2023 | 15:45 WIB
Kepulan Asap terlihat di titik kebakaran di TPA Sarimukti, Bandung Barat. (Hendra H Rusdaya)

SUARABANDUNGBARAT - Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Iman Budiman meminta pemerintah daerah memaksimalkan upaya penanganan warga terdampak kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, kebakaran tersebut berdampak langsung kepada masyarakat baik dari sisi kesehatan maupun kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, hal tersebut harus benar-benar diperhatikan.

"Kondisi ini kemungkinan bakal membuat jumlah warga yang terkena ISPA terus bertambah lantaran penurunan kualitas udara," katanya.

Ia menambahkan, akibat kebakaran tersebut tidak sedikit warga di Sarimukti banyak yang menjadi pengangguran mengingat kebanyakan dari mereka bekerja sebagai pemulung dan pemilah sampah.

"Otomatis dengan adanya kebakaran ini mereka terpaksa berhenti bekerja dan mereka tidak memiliki penghasilan," ucapnya.

"Kami bakal mensupport dan mendorong Pemda KBB untuk sigap menangani aspek-aspek efek domino dari kebakaran sampah yang berjalan sepekan lebih ini," imbuhnya.

Ia menegaskan, dengan status tanggap bencana yang ditetapkan oleh Pemkab Bandung Barat tersebut bisa mengeluarkan alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang berkaitan dengan bencana.

"Itu bisa dikeluarkan untuk penanganan-penanganan dampak dari kebakaran di TPA Sarimukti," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga Sarimukti, Deden Indra mengatakan, akibat kebakaran tersebut tidak sedikit warga yang terdampak baik kesehatan maupun ekonomi.

Baca Juga: Lima Tempat Usaha di Aceh Ditutup Gegara Nunggak Pajak

"Warga sudah mulai ada yang mengeluh sakit dan ratusan warga pun tidak bekerja karena kebakaran TPA Sarimukti ini," katanya. (*)

Load More