SUARABANDUNGBARAT - Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Iman Budiman meminta pemerintah daerah memaksimalkan upaya penanganan warga terdampak kebakaran TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Menurutnya, kebakaran tersebut berdampak langsung kepada masyarakat baik dari sisi kesehatan maupun kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, hal tersebut harus benar-benar diperhatikan.
"Kondisi ini kemungkinan bakal membuat jumlah warga yang terkena ISPA terus bertambah lantaran penurunan kualitas udara," katanya.
Ia menambahkan, akibat kebakaran tersebut tidak sedikit warga di Sarimukti banyak yang menjadi pengangguran mengingat kebanyakan dari mereka bekerja sebagai pemulung dan pemilah sampah.
"Otomatis dengan adanya kebakaran ini mereka terpaksa berhenti bekerja dan mereka tidak memiliki penghasilan," ucapnya.
"Kami bakal mensupport dan mendorong Pemda KBB untuk sigap menangani aspek-aspek efek domino dari kebakaran sampah yang berjalan sepekan lebih ini," imbuhnya.
Ia menegaskan, dengan status tanggap bencana yang ditetapkan oleh Pemkab Bandung Barat tersebut bisa mengeluarkan alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang berkaitan dengan bencana.
"Itu bisa dikeluarkan untuk penanganan-penanganan dampak dari kebakaran di TPA Sarimukti," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Sarimukti, Deden Indra mengatakan, akibat kebakaran tersebut tidak sedikit warga yang terdampak baik kesehatan maupun ekonomi.
Baca Juga: Lima Tempat Usaha di Aceh Ditutup Gegara Nunggak Pajak
"Warga sudah mulai ada yang mengeluh sakit dan ratusan warga pun tidak bekerja karena kebakaran TPA Sarimukti ini," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat