SUARABANDUNGBARAT - Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menegaskan, pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung Barat harus optimal selesai di tingkat kecamatan.
Ia mengatakan, peristiwa kebakaran TPA Sarimukti yang saat ini masih berlangsung harus dijadikan momentum semua pihak maksimal dalam mengelola sampah.
"Hal yang harus dilakukan saat ini adalah dengan melakukan reformasi persampahan yakni pengelolaan sampah harus tuntas di kecamatan masing-masing," katanya saat dihubungi, Selasa (29/8/2023).
Ia menambahkan, mulai saat ini pihaknya bakal melakukan edukasi secara massif kepada masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
"Tentu berbagai hal harus disiapkan termasuk upaya sosialisasi dan edukasi terkait pemilahan sampah yang harus dimulai di rumah masing-masing kepada masyarakat," katanya.
"Tingkat kepedulian dalam mengelola sampah harus mulai dilakukan di rumah tangga. Seperti halnya yang dilakukan oleh warga di Jepang," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, memang butuh anggaran yang cukup besar untuk merealisasikan program tersebut. Namun demikian, hal itu bisa dimulai dari sekarang.
"Mudah-mudahan dengan upaya yang maksimal jumlah sampah yang dihasilkan di rumah tangga dapat ditekan," katanya.
Sementara itu, saat disinggung terkait penanganan kebakaran di TPA Sarimukti, Hengky Kurniawan menyebut, saat ini upaya pemadaman di lokasi kebakaran masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Baca Juga: Pemda Bandung Barat Usulkan Pemadaman Api di TPA Sarimukti Gunakan Helikopter Diperpanjang
"Pemadaman api terus dilakukan, mudah-mudahan kebakaran ini segera teratasi dan untuk ketersediaan logistik dan obat bagi warga terdampak terus kita penuhi," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Dukung Komunitas Hiking, Burjo Ngegas Gombel Hadirkan Ruang Kolaborasi Positif
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Putuskan Cerai, Clara Shinta Heran Suami Malah VCS saat Ekonomi Lagi Susah
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen