SUARA BANDUNG BARAT - Melakukan hubungan intim ketika sedang hamil bukanlah perkara yang dilarang.
Tapi, ada beberapa kondisi ibu hamil yang memang tidak dianjurkan untuk berhubungan ranjang demi kesehatan janin maupun dirinya sendiri.
Menurut seksolog dr Boyke, berhubungan intim dilakukan saat hamil sebenarnya aman-saman saja, selama kondisi kandungan sehat dan kuat.
Sebab itu, ibu hamil tak perlu takut untuk berhubungan intim dapat membahayakan janin, dan tidak akan mengganggu perkembangan bayi.
Dikatakan dr Boyke, justru hubungan intim saat hamil itu bagus untuk kehamilan, tetapi dengan syarat istri bahagia melakukan itu.
Kendati demikian, perlu diingat bahwa setiap kehamilan memiliki tingkat kekuatan yang berbeda-beda.
Karenanya, dr Boyke menyarankan sebelum melakukan hubungan suami istri, seorang ibu hamil harus konsultasi dulu ke dokter untuk mengecek apakah aman atau tidak.
Berikut Kondisi Ibu Hamil Dilarang Hubungan Intim, Ada 4 Hal:
1. Riwayat Keguguran dan Pendarahan
Baca Juga: Ramai Kasus Kekerasan Seksual, Catat! ini Cara Bantu Pulihkan Korban ala Pakar Komunikasi
Seorang ibu hamil tidak dianjurkan berhubungan intim, terutama pada trimester pertama jika pada kehamilan sebelumnya, ia pernah mengalami keguguran dan pendarahan.
Namun, jika sudah melewati fase trimester pertama boleh-boleh saja, artinya janin juga sudah kuat sehingga rentan keguguran dan pendarahan.
"Kalau dia ada riwayat keguguran, pendarahan, biasanya trimester pertama jangan dulu deh, tapi kalau misalnya sehat-sehat aja, kita dianjurkan boleh, seminggu dua kali it's oke," kata dr Boyke.
2. Kondisi Ari-Ari di Bawah
Apabila kondisi plasenta Previa, ini merupakan kondisi ketika ari-ari atau plasenta berada di bagian bawah rahim, sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir.
Selain menutupi jalan lahir, Plasenta Previa dapat menyebabkan pendarahan hebat, baik sebelum maupun saat persalinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan