SuaraBandungBarat - UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah resmi menyelesaikan rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) pada Senin - Rabu (28-30/8/2023) di Kampus I, Cibiru Hilir, Bandung.
PBAK ini dilakukan sebagai salah satu seremonial untuk menyambut mahasiswa baru yang dinyatakan lulus untuk berkuliah di kampus PTKIN Terbaik se-Indonesia.
Sebagaimana kebiasaan PBAK di kampus-kampus Islam bahkan di kampus umum, tentunya banyak stand-stand yang disediakan panitia bagi organisasi mahasiswa untuk memperkenalkan organisasinya.
Namun, ada yang menarik dalam pelaksanaan PBAK 2023 di UIN Bandung. Sebagaimana hal ini kemudian diunggah dalam salah satu akun instagram @lambenyauinbdg yang menggunggah tentang dugaan pemukulan yang dilakukan oleh salah satu oknum organisasi mahasiswa.
"Kampus UIN dengan tindak tanduk premanisme yang selalu hadir saat momentum PBAK" tulis akun tersebut pada postingan terbarunya.
Dalam postingan tersebut nampak poto dari salah seorang yang diduga telah mengalami pemukulan sehingga mengeluarkan darah dan terluka.
"Berdasarkan cerita kronologis yang diterima, diketahui mahasiswa UIN Bandung yang ada di foto tersebut tiba-tiba dipukuli karena disinyalir merupakan kader organisasi mahasiswa ekstra kampus PMII," tuturnya
"Tanpa sebab, tidak tahu menahu tiba-tiba dipukuli oleh sekelompok orang yang juga merupakan mahasiswa UIN Bandung dan sebelumnya juga melakukan pencurian dan pembakaran bendera organisasi mahasiswa ekstra kampus yakni bendera PMII dan HMI," lanjutnya.
"Pada prosesnya, organ ekstra juga melakukan aktivitas perkaderan sesuai dengan tidak memaksa, mematuhi pedoman-pedoman yang ada dan sama sekali tidak mengganggu dan merugikan pihak manapun," tulisnya.
Baca Juga: Lionel Messi dan Skuad Inter Miami Ditolak Hotel Fairmont Jelang Lawan LAFC, Kenapa?
Postingan tersebut pun mempertanyakan tentang proses PBAK yang selalu diwarnai dengan aksi-aksi premanisme kampus, selain itu, akun tersebut menyoroti tentang kesalahan apa yang diperbuat oleh organisasi ekstra.
Terakhir, akun tersebut juga mempertanyakan sampai kapan pihak kampus akan menormalisasi kekerasan dalam ruang lingkup pendidikan.
Akun tersebut pun meminta agar pihak-pihak yang diduga telah melakukan pembakaran bendera dan melakukan tindak kekerasan untuk bertanggung jawab. Hingga detik pihak kampus UIN Bandung belum memberikan tanggapan terhadap berita yang beredar. (*)
Sumber: Instagram @lambenyauinbdg
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini
-
Ikuti Jejak Yaqut, Noel Mau Ajukan Tahanan Rumah ke KPK
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz
-
Kemenko Kumham Imipas Pastikan Pelayanan Masyarakat Berjalan Optimal Saat Idul Fitri
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi 25 Maret
-
Boni Hargens: Mudik Gratis Presisi-Aman, Wujud Transformasi Polri dari Kekuasaan Menuju Pelayanan
-
Polres Malang Perketat Pengawasan Jip Wisata Bromo Saat Lebaran 2026