SUARA BANDUNG BARAT - Sakit maag yang kita sering dengar atau bahkan alami, di dunia medis dikenal dengan sebutan dispepsia.
Namun, sakit maag ternyata bukanlah suatu penyakit melainkan hanya suatu gejala yang menandakan ada penyakit di saluran cerna bagian atas.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat atau menjadi penyebab terjadinya sakit maag dialami seseorang?
Dilansir bandungbarat.suara.com dari kanal YouTube Ini Kata Dokter pada Kamis (7/9/2023), begini penjelasan dari dokter.
Sakit maag atau dispepsia ini biasanya memiliki tanda adanya rasa nyeri atau rasa terbakar di ulu hati, perut kembung, mual, bahkan muntah.
Pada situasi yang normal, setiap makanan yang dikonsumsi akan masuk ke dalam lambung dan dicerna dengan asam lambung serta enzim.
Akan tetapi, gangguan produksi asam lambung bisa menimbulkan rasa nyeri yang membuat perut kembung, mual, dan muntah.
Beberapa penyebabnya karena kekosongan lambung, luka di lambung, asam lambung naik, kanker lambung, dan karena kebiasaan di luar tubuh yang tidak baik seperti merokok.
Tidak dipungkiri juga, faktor diet dan faktor psikologis bisa menjadi pemicu terjadinya sakit maag atau dispepsia.
Baca Juga: Sudah Minum Vitamin C Tapi Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Coba Perbaiki Akhlak ini Kata Ustad Dhanu
Ada beberapa pengobatan atau pun pencegahan yang bergantung dari penyebab sakit maag tersebut terjadi dan tingkat keparahannya.
Kalian bisa melakukan pencegahan dengan hindari makanan berlemak, pedas, dan asam.
Hindarilah minuman beralkohol, tingg kafein seperti kopi, dan hindari pula minuman yang mengandung soda.
Jangan sampai terlambat makan, kurangi teh dan coklat, jangan makan dalam porsi yang berlebihan, jangan biarkan lambung kosong.
Makan sedikit demi sedikit dengan jenjang waktu, jangan tidur setelah makan, istirahat yang cukup, berolahraga secara rutin, dan berhenti merokok.
Apabila gejala yang dirasakan tidak hilang, lebih baik untuk menghubungi dokter agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(*)
Berita Terkait
-
Bahas Kesehatan dan Kesuburan Pria, dr Boyke Sarankan Lakukan Hal Ini SupayaKualitas Sperma Lebih Bagus
-
Sunat Wanita Sudah Dilarang WHO, Dokter Ayman: Tak Ada Dampak Positif untuk Kesehatan
-
Sering Dianggap Sampah, Berikut 3 Manfaat dari Sisik Ikan
-
Kenali Manfaat Jahe dan Kunyit Bagi Kesehatan Remaja
-
Cara Mengatasi Telinga yang Berdenging: Hati-Hati Jangan Sampai Dibiarkan!, Jika Tidak...
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
5 Shio Paling Beruntung pada 25 Februari - 1 Maret 2026, Banjir Rezeki!
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
9 Tips Puasa Anti Haus, Hindari Minum Ini Biar Kuat sampai Maghrib
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal