SUARA BANDUNG BARAT - Penyakit asam urat merupakan radang sendi yang dapat menyerang siapa saja.
Kondisi ini, ditandai dengan nyeri, bengkak, kemerahan yang tiba-tiba, dan parah pada satu atau lebih sendi.
Selain mengonsumsi obat, kondisi ini ternyata bisa diatasi dengan bahan-bahan alami atau herbal.
Obat herbal ini bisa menjadi alternatif dan mudah ditemukan, sebagaimana melansir laman Healthline.
Berikut bahan herbal alami penurun asam urat:.
1. Jahe
Berdasarkan sebuah studi menemukan jahe topikal mengurangi rasa sakit, yang berhubungan dengan asam urat.
Studi lain menunjukkan, bahwa pada subjek dengan kadar asam urat tinggi atau hiperurisemia, kadar asam urat mereka berkurang dengan jahe.
2. Kembang Sepatu
Baca Juga: Kemarau Panjang Bandung Barat Didera Kekeringan
Kembang sepatu ini adalah obat herbal yang telah digunakan sejak lama, satu di antara adalah dapat mengobati asam urat.
Sebuah studi menunjukkan, bahwa kembang sepatu menurunkan kadar asam urat, meskipun penelitian ini dilakukan pada tikus.
3. Pisang
Buah pisang dianggap baik untuk asam urat. Buah ini kaya kalium, yang membantu jaringan dan organ dalam tubuh berfungsi dengan baik.
Pisang juga mengandung gula, termasuk fruktosa yang bisa menjadi pemicu asam urat.
4. Jelatang
Jelatang merupakan obat herbal untuk asam urat yang dapat mengurangi peradangan, dan rasa sakit.
Satu studi menunjukkan jelatang melindungi ginjal, tetapi subjeknya adalah kelinci jantan.
Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa mengonsumsi teh jelatang dan minum tiga cangkir per hari, sesuai 7 batang seledri.
5. Cuka Apel, Lemon dan Kunyit
Cuka apel, jus lemon, dan kunyit sering direkomendasikan untuk asam urat. Campur jus dari satu setengah lemon yang diperas ke dalam air hangat.
Campurkan dengan dua sendok teh kunyit, dan satu sendok teh cuka apel. Sesuaikan dengan selera. Minumlah dua hingga tiga kali per hari. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Hingga Meninggal, Nizam Korban Penganiayaan Ibu Tiri Tak Tahu Ibu Kandungnya Masih Hidup
-
Bank Jambi Nonaktifkan Layanan Digital, Apa Sebenarnya Terjadi Usai Dana Nasabah Hilang?
-
DPR Soroti Pidana Mati ABK Bawa Sabu 2 Ton: Bukan Pelaku Utama
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Viral Pernyataan Influencer Cut Rizki Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Langsung Tuai Kritik Pedas
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Ini Asal Usul Gamis Bini Orang yang Ramai Diburu